Sabtu, 02 Februari 2019

Serba-serbi Pemeriksaan Rocky Gerung oleh Polisi Terkait 'Kitab Suci Fiksi'

Loading...
Loading...
Serba-serbi Pemeriksaan Rocky Gerung oleh Polisi Terkait Kitab Suci Fiksi

Bruniq.com  - Rocky Gerung dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada April 2018 lalu karena ucapannya terkait 'kitab suci itu fiksi'. Sekitar 9 bulan berlalu sejak pelaporan itu, Rocky diperiksa polisi untuk pertama kalinya.

Pemeriksaan Rocky Gerung digelar di Polda Metro Jaya di mana kasus ini memang telah dilimpahkan Bareskrim ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya. Sebelumnya polisi telah memeriksa pelapor atas nama Jack Boyd Lapian.

Rocky diperiksa penyidik kira-kira 4,5 jam sejak sore hingga malam hari sekitar pukul 20.40 WIB, Jumat (1/2). Menurut Rocky, sebanyak 20 pertanyaan diajukan penyidik kepadanya.

"(Diberi) 20 itu (pertanyaan)," ujar Rocky sesaat setelah keluar ruang pemeriksaan, Jumat (1/2) malam.

Rocky mengatakan sebenarnya awalnya ada 18 pertanyaan. Namun polisi menambah dua pertanyaan lagi tentang kitab suci.

"Klarifikasi tentang pengetahuan saya, hubungan misalnya kitab suci dan agama, hal-hal standar yang mesti diterangkan sebagai keterangan hukum, keterangan memperlihatkan pengetahuan saya tentang dua konsep itu, kitab suci dan fiksi," tutur Rocky.

"Jadi itu pertanyaan tentang konsep sebetulnya," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama Rocky menyinggung pelapor tak paham perbedaan antara fiksi dan fiktif. Rocky pun menjelaskan kepada penyidik makna dari kata 'fiksi'. Menurut dia, fiksi adalah suatu energi untuk mengaktifkan imajinasi, sementara 'fiktif' cenderung memiliki makna mengada-ada.

"Intinya adalah mencari klarifikasi tentang istilah fiksi, itu intinya. Berulang kali saya terangkan karena berulang kali ditanyakan apa makna fiksi. Rupanya si pelapor itu gagal paham beda antara fiksi dan fiktif," jelas Rocky.

"Ya, yang bersangkutan pasti kekurangan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar. Jadi itu intinya," katanya.

Soal teknis pemeriksaan, Rocky Gerung Rocky mengaku disuguhi kopi dan pisang goreng oleh penyidik.

"Ngobrol sama kawan-kawan penyidik, dibuatin pisang goreng dan kopinya enak betul," ungkap Rocky.

Usai memberikan keterangan kepada wartawan, Rocky kemudian meninggalkan gedung Polda Metro dengan jogging.

"Oke ya, gue mau joging dulu, nih. Udah," tutur Rocky kemudian berlari dari gerbang pintu Ditkrimsus ke arah gerbang masuk Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian melaporkan Rocky Gerung terkait ucapannya bahwa 'kitab suci itu fiksi' dalam program 'Indonesia Lawyers Club' (ILC) yang ditayangkan di tvOne.

Laporan Jack diterima dengan tanda bukti laporan bernomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post