Senin, 14 Januari 2019

Panggung Diterobos Orang Tak Dikenal, Pembawa Acara Pidato Kebangsaan Prabowo Minta Pasukan Keamanan

Loading...
Loading...


Bruniq.com - Acara 'Pidato Kebangsaan Prabowo' diwarnai insiden penerobosan panggung oleh orang tak dikenal.

Acara yang dipandu oleh Mustofa Nahrawardana dan Dedi 'Miing' Gumelar ini diadakan di JCC Plenary Hall, Senin (14/1/2019).

Penerobosan orang tak dikenal itu terjadi saat penyanyi Sang Alang menyanyikan lagu '2019 Ganti Presiden'.

Dilansir channel YouTube Digdaya TV, Sang Alang berdiri di atas panggung sendirian untuk menyanyikan lagu tersebut.
Ketika lagu akan usai, tiba-tiba ada seorang lelaki yang naik ke atas panggung mendekati Sang Alang.

Lelai yang menggunakan baju coklat dan topi itu naik ke atas lalu berjoged mengikuti irama.

Ia juga membawa atribut dari Prabowo yang turut ia kibarkan.

Belum ada informasi siapa orang yang nekat menerobos ke atas panggung tersebut.

Mengetahui hal itu, pembawa acara Miing lalu memberi peringatan dan meminta pihak keamanan.

"Minta pihak keamanan, mohon maaf keamanan," ujarnya dari luar panggung.

Tak lama orang tersebut turun dari panggung.

Sementara itu, acara yang baru dimulai itu merupakan bagian dari pembukaan dan belum masuk ke acara utama yakni pembacaan pidato dari Prabowo.

Lihat videonya:

Sementara itu, pasca kejadian tersebut, Miin juga memberikan pengumuman saat Prabowo menyampaikan pidato

"Satu pengumuman mohon perhatian, ketika bapak Prabowo menyampaikan pidato kebangsaannya mohon tertib, mohon alat peragaan diturunkan, khusus yang berada di depan panggung," ujar Miing.

Peringatan itu diberikan untuk relawan Prabowo yang hadir untuk tidak mengibarkan atribut.

Acara yang sedianya berlangsung pukul 19.00 WIB ini juga masih bisa disaksikan melalui channel YouTube.

Dikutip dari Kompas.com, pidato ini merupakan upaya pasangan capres cawapres Prabowo-Sandiaga untuk menyosialisasikan visi dan misi.

Sandiaga mengakui masih banyak masyarakat yang belum mengerti visi misi paslon nomor urut 02 ini walau dirinya sudah berkeliling ribuan kali.

"Visi misi pemerintah saja mereka belum (mengerti). Jadi ini adalah tantangan sekaligus dorongan buat kami, dibantu tim media untuk menyampaikan visi misi ini kepada masyarakat, mulai 14 besok," kata Sandiaga, Minggu (13/1/2019).

Menjelang debat perdana capres 2019 besok Kamis, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi merevisi dokumen visi misi mereka.

Juru Bicara BPN Danhil Anzar Simanjuntak menjelaskan, ada empat poin yang diperbaiki dalam visi misi tersebut.

Perubahan itu dilakukan agar tata bahasanya mudah dipahami oleh masyarakat.

Selain itu, BPN juga memperkuat referensi serta dasar utama visi misi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

"Perlu ada penegasan bahwa Prabowo Sandi ingin mengembalikan pembangunan ekonomi harus berlandaskan konstitusi yakni Pasal 33," kata Dahnil.

Kubu Prabowo-Sandi juga ingin mengubah struktur kalimat pesan visi mereka agar mudah dipahami juga oleh masyarakat.

Terakhir, mereka juga mengubah tata letak dari desain dokumen visi misi.

"Memperkuat pesan visi masa depan pemerintah Prabowo Sandi yang ingin menghadirkan, aman untuk semua, adil untuk semua, Makmur untuk semua. Rakyat yang utama," tutur Dahnil Anzar.

"Ada juga perubahan layout agar lebih menarik," ujar Dahnil.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post