Kamis, 06 Desember 2018

Tanggapi Polemik Ceramah Habib Bahar, Deddy Corbuzier Singgung Atta Halilintar dan Ria Ricis

Loading...
Loading...


Katipol.com - Pembawa acara Deddy Corbuzier menanggapi ceramah Habib Bahar bin Smith yang menjadi polemik belakangan ini.

Diwartakan sebelumnya Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas melaporkan Habib Bahar atas video ceramah yang beredar di media sosial. Habib Bahar dituding telah menebar ujaran kebencian lantaran menghina Presiden Joko Widodo dengan sebutan 'banci' dalam ceramahnya.

Tak hanya itu di dalam ceramahnya Habib Bahar menyebut penduduk asli Indonesia hidup dalam kesusahan.

Deddy Corbuzier lantas mengemukakan pendapatnya terkait permasalahan tersebut. Ia bahkan menyinggung soal YouTuber ternama Ria Ricis dan Atta Halilintar. Awalnya Deddy Corbuzier menegaskan dirinya bukanlah tim kampanye Presiden Jokowi. Ia mengaku hanya merasa perlu menanggapi permasalahan yang tengah heboh ini.
"Gua bukan orang Jokowi, gua tidak kampanye untuk Jokowi," ucap Deddy Corbuzier dikutip TribunJakarta.com dari saluran YouTube Deddy Corbuzier, pada Kamis (6/12/2018).

Deddy Corbuzier menerangkan belakangan ini heboh soal Jokowi yang dihina sebagai banci.

Namun Deddy Corbuzier enggan menyebut nama Habib Bahar sebagai sosok penghina Jokowi.

Deddy Corbuzier sampai dibuat heran mendengar hinaan yang dilontarkan Habib Bahar itu.

"Masuk ke topik pembicaraan belakangan ini heboh banget, gua engga mau nyebut nama dan sebagainyaa karena gua engga mau ikutan-ikutan," ujar Deddy Corbuzier.

"Belakangan ini heboh banget ketika presiden kita dikatain banci, nahh gua engga ngerti?" tambahnya dengan wajah penuh keheranan.

Deddy Corbuzier juga menyoroti isi ceramah Habib Bahar yang menyebut orang yang sukses Indonesia hanya berasal dari kalangan asing, sementara penduduk aslinya hidup dalam kesusahan.

"Satu di katain banci, kedua ada kata-kata orang yang kaya adalah penduduk asing dan pendatang, Cina, dan pribuminya melarat," terang Deddy Corbuzier.

Deddy Corbuzier meminta pendengarnya untuk melihat kenyataan yang ada di sekitar.

Pasalnya menurut Deddy Corbuzier pernyataan Habib Bahar yang menyebut orang yang sukses hanya berasal dari kalangan asing tidak relevan dengan kenyataan yang ada.

Deddy Corbuzier lantas menyinggung dua YouTuber tersukses dan terkaya saat ini, Atta Halilintar dan Ria Ria Ricis.

Menurut Deddy Corbuzier Atta Halilintar dan Ria Ricis adalah bukti dari masyarakat asli Indonesia yang bisa menikmati kesuksesan.

"Enggak usah jauh-jauh kita bahas sekitar YouTube," kata Deddy Corbuzier.

"Kalau di bilang penduduk Indonesia tersiksa tidak sukses dan sebagainya,"

"Nahh Atta halilinta itu gimana? Ria Ricis itu gimana? yang paling sukses itu mereka berdua sekarang,"

"Paling kaya, paling sukses di YouTube,"

"Nah bukannya mereka itu pribumi Indonesia ya?"

"Gua hargai mereka sukses," tambahnya.


Habib Bahar Dipanggil Polisi

Bareskrim Polri mengirim surat panggilan kedua atau panggilan ulang terhadap Bahar bin Smith terkait kasus ujaran kebencian yang menyebut 'Presiden Joko Widodo Banci'.

Surat panggilan itu tercantum akan dilakukan pemeriksaan pada hari Kamis (6/12/2018).

"Terkait panggilan Bareskrim melakukan panggilan kembali (terhadap Bahar bin Smith) dan sudah dilayangkan dan yang terima adik beliau, untuk datang ke Bareskrim hari Kamis (6/11/2018) ini," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol.) Syahar Diantono di Gedung Humas Mabes Polri, Senin (3/12/2018).

Syahar mengatakan, sedianya Habib Bahar diperiksa pada hari ini (Senin, 3/11/2018).

Namun, Bahar tak menerima surat itu lantaran sedang berada di pondok pesantren.

"Jadi panggilan pertama memang itu yang bersangkutan sedang tidak disitu sehingga kita buat lagi panggilan baru," kata Syahar.

Syahar menuturkan, Bahar bin Smith akan diperiksa sebagai saksi atas kasus ujaran kebencian.

"Masih saksi. Saksi. Kan kita mintai keterangan dulu," tutur Syahar.

Bahar sedianya akan diperiksa pada hari ini, Senin, 3 Desember 2018 lalu. Polisi mengaku telah mengirim surat panggilan kepada Bahar sejak Jumat (30/11/2018) lalu. Namun, Bahar mengaku belum menerima surat panggilan pemeriksaan itu.

Bahar bin Smith dilaporkan oleh Jokowi Mania (Joman) dan Cyber Indonesia ke Polisi beberapa hari lalu.

Habib Bahar dituding telah menebar ujaran kebencian lantaran menghina Presiden Joko Widodo dengan sebutan 'banci' dalam ceramahnya.

Habib Bahar dilaporkan dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2).

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post