Jumat, 07 Desember 2018

Erwin Aksa Bakal Jadi Wagub DKI tapi Anies Baswedan Sebut "Tak Masuk Akal" Loh Ada Apa ?

Loading...
Loading...


Bruniq.com - Nama Erwin Aksa diusulkan oleh peneliti Suropati Syndicate, Abdul Haji Talaohu untuk jadi Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai usulan itu tak masuk akal.

"Mungkinkah nama barunya dari Partai Golkar? Gimana gitu? Wong PKS sama Gerindra saja itu belum sepakat di antara mereka, tahu-tahu muncul nama ketiga, ya PKS pasti enggak mau terima, Gerinda juga pasti nggak mau terima. Karena namanya adalah ini dari DPP Golkar gitu. Karena itu saya bilang jika memiliki kemampuan berpikir kritis pasti langsung berpikir hal ini tak masuk akal," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/11/2018).

Anies mengaku kaget nama Erwin Aksa muncul. Bagi Anies, munculnya nama Erwin Aksa hanya gosip semata.

"Saya juga kaget mendengar gosip itu. Menurut saya, gosip ini beredar karena rendahnya kemampuan berpikir kritis untuk bisa percaya gosip ini. Begitu muncul beritanya, saya heran, siapa ini yang iseng muter nama ini," ujar Anies.

Erwin Aksa merupakan salah satu Ketua DPP Golkar. Meski Golkar bukan salah satu pengusung Anies di Pilgub DKI 2017, namun sosok itu pernah meminjamkan helikopter ke Anies.

Saat itu Anies dijadwalkan bertemu Gubernur DKI Jakarta terdahulu Basuki Tjahaja

Purnama (Ahok). Erwin waktu itu mengaku meminjamkan helikopter ke Anies lantaran waktu pertemuan yang mepet dan untuk menghindari macet.

Sementara itu peneliti Abdul Haji Talaohu menyebut nama Erwin Aksa bisa jadi jalan tengah karena lamanya proses penentuan pengganti Sandiaga. Erwin dinilai memenuhi kriteria.

"Erwin Aksa memenuhi kriteria ideal sebagai pengisi kursi Wagub DKI yang kosong ditinggal Sandi. Terlebih, jika dilihat latar belakangnya, Bang Erwin punya kemiripan dengan Sandi," kata Abdul Haji Talaohu, yang biasa disapa Ajis, kepada wartawan Jumat, (6/12).

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post