Selasa, 13 November 2018

Survei Internal TKN, Jokowi-Ma'ruf Menang Telak Kemenangan di Jawa Barat

Loading...
Loading...


Bruniq.com  - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meyakini mereka dapat merebut suara di Jawa Barat pada Pilpres 2019. Hasil survei internal menunjukkan mereka telah unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, mereka telah menggelar survei internal terkait elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Survei (internal) di Pulau Jawa dan seluruh Indonesia," ujar Karding saat dihubungi di Jakarta, Senin (12/11/2018).
Untuk survei di Pulau Jawa, Karding mengatakan, pasangan yang diusung oleh Koalisi Indonesia Kerja (KIK) ini menang hampir di seluruh provinsi. Mereka hanya tertinggal di Banten dan Jakarta.
Untuk Jawa Barat, provinsi di mana Joko Widodo-Jusuf Kalla kalah pada Pilpres 2014, survei internal TKN menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf unggul.

"Jawa Barat kita menang, 47 persen dibandingkan (Prabowo-Sandi) 42 persen," kata politikus PKB ini.

Hasil survei ini tentu membalikkan hasil Pilpres 2014. Di Jawa Barat, perolehan suara Prabowo-Hatta sebesar 14.167.381 (59,78 persen) dan Jokowi-JK sebesar 9.530.315 (40,22 persen). Total suara sah yakni 23.697.696 suara.

Berdasarkan sejumlah survei Pilpres 2019, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf unggul di hampir semua daerah pemilihan. Menurut survei nasional Alvara Research Center yang dirilis awal November ini, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,1 persen dan Prabowo-Sandi 33,9 persen.

Jika diperinci secara geografis, hegemoni Jokowi-Ma’ruf di Jawa tak tertandingi. Elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu mencapai 59,1 persen dibandingkan Prabowo-Sandi 29,2 persen. Adapun responden yang belum memutuskan 11,7 persen.

Di Bali dan Nusa Tenggara, Jokowi-Ma’ruf juga unggul. Demikian pula di Kalimantan, Maluku dan Papua, serta Sulawesi. Mereka masih tertinggal di Sumatera. Di provinsi ini, Prabowo-Sandi Prabowo-Sandi unggul dengan elektabilitas 44,6 persen dibandingkan Jokowi-Ma’ruf yang 40 persen. Adapun responden belum memutuskan sebesar 15,4 persen.

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjutak sebelumnya mengaku tak risau dengan hasil survei tersebut. Menurut dia, berdasarkan survei internal mereka, elektabilitas Jokowi dan Prabowo sebenarnya tak terpaut jauh.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post