Kamis, 15 November 2018

Serangan Tajam Megawati ke Prabowo, Kubu Sebelah Kejang-Kejang... ?

Loading...
Loading...


Bruniq.com  - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengkritik Ketum Gerindra sekaligus capres Prabowo Subianto. Mega menyampaikan kritikan soal strategi kampanye Prabowo hingga belum pernah mendengar program yang diusung Prabowo.

"Saya bilang kenapa di pihak sana tidak juga mengatakan program saya adalah ini, saya belum pernah dengar lho, apa yang akan dilakukan, menjalankan program seperti apa saya ndak tahu?" kata Mega saat memberikan sambutan di sekolah partai untuk caleg PDIP di Kantor DPP PDIP, Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Kritikan tidak sampai di situ saja. Mega menyinggung strategi Presiden AS Donald Trump yang kerap disebut ditiru kubu Prabowo-Sandiaga Uno. Meskipun tudingan ini sudah ditampik kubu Prabowo-Sandi.

"Terus ini mau meniru Trump. Ketika Trump terpilih saya sudah bilang waduh gawat nih kalau Amerika kaya begini. Yang disebut-sebut post truth, kebenaran yang sepertinya lewat begitu saja, yang orang disuruh percaya padahal belum sebuah kebenarannya. Apa sekarang akibatnya?" tutur Mega.

Lebih lanjut, Mega merasa kasihan dengan Prabowo. Mega heran dengan karakter orang-orang di sekitar Prabowo.

Meski demikian, Mega tetap menghormati Prabowo. Apalagi, mereka sempat sama-sama berduet di Pilpres 2009.

Kebersamaan Mega dan Prabowo saat Asian Games 2018. Kebersamaan Mega dan Prabowo saat Asian Games 2018. (Foto: dok. Gerindra)

"Ndak pernah saya menghujat orang. Boleh cari di mana, ngomongin siapa-siapa, ndak. Sampai Pak Prabowo pun dengan saya hormat karena saya tidak pernah mengatakan hal-hal yang jelek. Pak Prabowo juga tidak pernah menjelekkan saya. Ndak pernah," kata Mega.

"Kan kasihan ya. Kalau saya bilang, kasihan beliau. Kenapa orang di lingkungannya seperti begitu?" ujarnya.

Mega menilai orang-orang di lingkungan Prabowo suka memberikan pernyataan yang tak positif. Itu dianggap Megawati sebagai hal buruk.

Respons Kubu Prabowo soal Kritikan Mega

Kritikan Mega lantas direspons kubu Prabowo-Sandi. Badan Pemenangan Nasional menilai, mungkin saja Mega sibuk sehingga jarang mendengar program-program yang diusung Prabowo-Sandi.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: dok. Facebook Dahnil Anzar Simanjuntak

"Saya biasa saja sih. Memaklumi beliau mungkin sibuk. Belum sempat nonton TV atau membaca," kata Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak saat dihubungi, Kamis (15/11).

Menurut Dahnil, Prabowo-Sandi sudah sering menyampaikan program mereka sejak masa kampanye Pilpres 2019 dimulai. Ia mencontohkan program penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi rumah tinggal utama. 

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post