Jumat, 16 November 2018

Inilah 4 Fakta Tak Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Loading...
Loading...
pembunuhan

Bruniq.com - Polisi telah berhasil mengamankan pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat banyak bercak darah di dalam mobil.

Berikut ini 4 fakta pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi yang dirangkum dari berbagai sumber:

Pertama,  Banyak ditemukan bercak darah di dalam mobil yang dibawa HS.

Berdasarkan pemeriksaan mobil, polisi menemukan banyak bercak darah. Olah TKP dilakukan pada Kamis (15/11/2018) pagi.

"Tadi pagi kita sudah melakukan olah TKP di mobil, ternyata kita temukan HP korban 2 buah ada di situ, ada darahnya di HP tersebut. Artinya kita ambil untuk labfor," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/11/2018).

"Kemudian di gagang pintu kanan juga ada darah, di sana itu juga kita ambil. Kemudian di karpet bawah sopir juga ada darah, kita ambil juga."

"Lalu di pedal gas ada darah. Itu juga kita ambil semuanya. Kemudian juga ada di seatbelt ada darah, kita ambil," katanya lagi.

Kedua, Celana dengan noda darah di kamar kos HS.

Dilansir dari TribunJakarta, Argo Yuwono juga menyebutkan bahwa hasil penggeledahan, ditemukan celana hitam panjang bersimbah darah di kamar HS.

"Setelah kita lakukan olah TKP pada mobil dan mengamankan HS, kita juga menggeledah kos HS yang ada mobil diparkir di sana. Dikamarnya ditemukan celana warna hitam panjang yang ada darahnya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/11/2018).

Polisi juga mengambil sampel darah untuk dilakukan proses identifikasi oleh Puslabfor Mabes Polri.

Ketiga, Noda darah di kuku HS.

Sampel kuku HS juga ikut diambil guna proses penyelidikan. Pada kuku HS ditemukan bercak hitam yang diduga noda berkas darah.

Tentunya dari semua sampel darah yang ada di mobil. Kemudian Kita juga mengambil kuku daripada seseorang yang diamankan HS. Ada kuku ada noda hitam, diambil itu untuk Labfor akan dicek apa itu darah atau bukan," katanya.

Sebelum sampel pada kuku HS diambil, HS mengatakan kepada petugas bahwa telunjuk tangannya terluka sehingga ada darah di kuku tersebut.

Menurut Argo, terduga Pelaku HS mengaku jatuh dan mendapat luka di kukunya.

"HS ini ada luka di jari telunjuk tangan. Dia kemudian pada jam 5 pagi berobat ke klinik dideket kos-kosannya di Cikarang sekitar 500 meter dari kos untuk obati jari. Ditanya perawat, mengaku ke perawat jatuh," ucap Argo.

Hingga kini, HS masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolda Metro Jaya.

Keempat, Pelaku masih kerabat korban.

HS pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi ternyata merupakan kerabat Maya Ambarita. "HS ini masih ada hubungan saudara dengan korban yang perempuan," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/11/2018).

Pria berumur 30 tahun ini sejak 3 bulan lalu menjadi pengangguran. Terakhir, HS diketahui bekerja di sebuah perusahaan di daerah Cikarang.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post