Sabtu, 24 November 2018

Cerita Jokowi Jalan Sehat dan Temui Kepala Desa di Lampung

Loading...
Loading...


Bruniq.com - Selama dua hari Presiden Joko Widodo atau Jokowi berada di Provinsi Lampung. Presiden lebih dulu mengunjungi Lampung Tengah dan Lampung Timur. Pagi ini Jokowi di Bandarlampung jalan sehat bersama penduduk kota. Sejak subuh ribuan warga berkumpul di Tugu Adipura, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, Sabtu, 24 November 2018.

Suasana di Tugu Adipura terlihat dipadati masyarakat. Warga berduyun-duyun datang dengan pakaian merah dan hitam. "Saya ke sini jam lima pagi bersama suami dan anak untuk jalan sehat dan melihat Pak Jokowi,," kata Aminah, warga Bandarlampung.
Anak-anak tampak gembira mengikuti rangkaian acara di Tugu Adipura. Personel TNI dan Polri berjaga di sepanjang rute jalan sehat yang dilalui Jokowi bersama warga. Antusiasme warga atas kedatangan Jokowi terjadi sejak Jumat.

Ketika Jokowi ke Bandarjaya, Kabupaten Lampung Tengah, misalnya. Warga di sini berebut berfoto dengan Jokowi seusai menjalankan salat di Masjid Agung Istiqlal. Warga berkerumum di halaman masjid sebelum jumatan, begitu mendengar Jokowi hendak datang.

Setelah salat Jumat warga yang umumnya membawa seluler langsung berdesak-desakan mendekati Jokowi. Mereka ada yang ingin berjabat tangan, banyak pula yang minta foto bersama. Paspampres dan aparat keamanan berupaya menertibkan "serbuan" warga. "Tolong kasih jalan, ya, yang tertib, jangan berdesak-desakan," kata salah satu anggota Paspampres.

"Pak foto dong Pak, anak saya ingin foto dengan Pak Presiden," kata seorang ibu bersama anaknya di tengah kerumunan warga di halaman masjid. "Alhamdulilah, saya bisa foto dengan Pak Jokowi," kata Ahmad, warga Yukum Jaya, Bandarjaya.

Presiden Jokowi berada di Lampung Tengah menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat. Acara penyerahan berlangsung di CB-1 Lapangan Tennis Indoor dan CB-2 di Graha Sesat.

Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Dari Lampung Tengah, Presiden melanjutkan lawatannya ke Kabupaten Lampung Timur menghadiri acara Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Islamic Center Sukadana.

Di acara ini Jokowi bertemu dengan para kepala desa se Provinsi Lampung dan menjelaskan tentang pentingnya penggunaan dana desa. "Saya titip penggunaan dana desa itu tepat sasaran," kata Presiden pada Jumat malam.

Menurut Presiden, pemerintah pada 2015 memberikan dana desa sebesar Rp 20,7 triliun, pada 2016 sebesar Rp 40 triliun, pada 2017 sebesar Rp 60 triliun dan 2018 sebesar Rp 60 triliun. Untuk 2019, pemerintah berencana mengucurkan dana desa sebesar Rp 73 triliun.

Selama empat tahun program dana desa, kata Jokowi, telah terbangun 123 ribu kilometer jalan desa, 11.500 unit Posyandu, 18 ribu unit PAUD, dan 6.500 pasar desa. Berikutnya jembatan sepanjang 791 ribu kilometer, 28 ribu unit irigasi dan 1.900 unit embung buat menunjang irigasi pertanian.

"Yang diinginkan adalah adanya perputaran uang di desa. Oleh sebab itu saya titip jangan sampai dana desa keluar lagi dari desa," kata Jokowi berpesan di hadapan kepala desa beserta perangkat desa se-Provinsi Lampung tersebut.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post