Selasa, 13 November 2018

Begini Kondisi Tanah Abang Yang Dianggap Kumuh Oleh Ketua DPRD DKI

Loading...
Loading...


Bruniq.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyebut presiden Joko Widodo tak berani membawa tamu ke Tanah Abang karena kumuh, macet, dan banyak pedagang kaki lima (PKL). Bagaimana kondisi sebenarnya?

Pantauan detikcom di wilayah Pasar Tanah Abang, Selasa (13/11/2018) sekitar pukul 10.00 WIB, para pedagang sudah banyak membuka lapak. Tak hanya di kios-kios, PKL juga menggelar dagangan di trotoar.

Trotoar yang kini ditempati PKL Tanah Abang di antaranya trotoar Jalan Kebon Jati. Trotoar di lokasi ini didominasi PKL yang menjual pakaian.

Begini Kondisi Tanah Abang yang Dianggap Ketua DPRD DKI KumuhFoto: Bil Wahid/detikcom

Selain itu, PKL memenuhi trotoar Jalan Jati Baru. Para pedagang pakaian juga mendominasi trotoar ini.

Keberadaan PKL itu membuat akses pejalan kaki terganggu. Dari sekitar 2,5 meter lebar trotoar, hanya sekitar 1 meter yang bisa dipakai untuk pejalan kaki.

Para PKL juga menempati lorong skybrigde yang berada dekat Stasiun Tanah Abang. Di lokasi ini, mereka menggelar dagangan di dekat alat-alat proyek.

Begini Kondisi Tanah Abang yang Dianggap Ketua DPRD DKI KumuhFoto: Bil Wahid/detikcom

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Pras) sebelumnya mengkritik Pasar Tanah Abang yang masih semrawut di masa kepemimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan. Pras bahkan menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mau lagi membawa tamu ke kawasan tersebut.


"Pasar Tanah Abang adalah ikon Indonesia, UMKM ya, dan selalu Presiden membawa tamunya ke situ, sekarang Presiden nggak berani karena kekumuhan itu terjadi," ujar Pras saat menggelar rapat dengan Dinas UMKM di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (12/11).

Prasetio mengatakan Jokowi juga khawatir akan kemacetan di kawasan Tanah Abang. Dia meminta Dinas UMKM serius menangani kawasan Tanah Abang.

"Beliau (Jokowi) juga kalau masuk ke situ, akhirnya menghambat ke mana-mana dan kemacetan ada di mana-mana," sebut Pras. 

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post