Minggu, 14 Oktober 2018

Sandi Setuju Soal 'Winter Is Coming' Pidato Jokowi, Tapi...

Loading...
Loading...

Bruniq.com  - Cawpares nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku setuju dengan kiasan 'winter is coming' yang dianalogikan Jokowi sebagai ancaman ekonomi dari eksternal. Namun menurut Sandi yang harus difokuskan itu bukan winter melainkan kemarau yang panjang dalam peremonomian Indonesia.

"Kalau referensinya itu winter is coming betul, dan winter itu adalah situasi eksternal, tapi yang internal itu, sistem ekonomi internal kita yang perlu kita perbaiki itu bukan winter, itu menurut saya kemarau yang sangat panjang sekali yang belum kita perbaiki sampai sekarang ini, itu kalau saya bilang drought, kemarau," kata Sandiaga di Jl. Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Sandi yang menganalogikan kemarau panjang ini jika tidak dibenahi akan merusak situasi perang dagang di Indonesia.

"Dan kalau kita nggak benahi, hanya kita minta dunia menyikapi situasi perang dagang, kita bisa-bisa nggak fokus ke bisnis kita. Our own business adalah untuk melakukan reformasi struktural di bidang ekonomi kita," sambungnya.

Menurut Sandi, situasi ekonomi di Indonesia tidak bisa disamakan dengan film. Dia menyebut ekonomi saat ini adalah masa-masa kritis yang harus segera diperbaiki oleh para elite.

"Indonesia itu sangat unik, spesial, nggak bisa di-relate ke salah satu film, tapi kalau menurut saya ini masa-masa turbulensi ekonomi, ini yang mesti disikapi oleh elite untuk melakukan perbaikan, dan perbaikan itu harus dilakukan bersama. Jadi kritik-kritik kita, kita sampaikan ini kritik yang membangun, yang konstruktif," jelasnya.

Meski begitu, ketika ditanya mengenai film apa yang pas untuk menggambarkan situasi ekonomi Indonesia saat ini, dia menyebut film yang mengkisahkan Nabi Yusuf AS.

"Saya kebayang film yang Nabi yusuf itu, yang 7 tahun kita paceklik, dan 7 tahun kita bangkit, saya lebih cocok itu," ucapnya.

Sebelumnya, di pertemuan IMF-WB, Jokowi mengibaratkan persaingan negara maju dengan negara berkembang seperti serial 'Game of Thrones' yang akan mendapat julukan sebagai 'The Iron Thrones'. Dengan fenomena itu, Jokowi menegaskan bahwa saat ini era persaingan bagi negara dengan ekonomi maju dan berkembang pun sudah masuk babak terakhir.

"Tahun depan kita akan menyaksikan seasonterakhir dari serial 'Game of Thrones'. Saya bisa perkirakan bagaimana akhir ceritanya, saya yakin ceritanya akan berakhir dengan pesan moral, bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan bukan hanya bagi yang kalah, namun juga yang menang," tutur Jokowi.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post