Sabtu, 13 Oktober 2018

Mereka yang Diperiksa Polisi karena Hoax Ratna Sarumpaet

Loading...
Loading...


Bruniq.com - Kasus hoax penganiayaan dengan tersangka Ratna Sarumpaetmasih ditangani polisi. Sejumlah orang sudah diperiksa sebagai saksi.

Pemeriksaan para saksi dilakukan di Polda Metro Jaya pada pekan ini. Polisi menggali keterangan soal hoax penganiayaan, termasuk pertemuan Ratna Sarumpaet dengan sejumlah orang.
Polisi pada Selasa (9/10) memeriksa Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Kepada penyidik, Said Iqbal membeberkan dua pertemuan dengan Ratna Sarumpaet sebelum hoax terbongkar.

Dua pertemuan yang dimaksud Said Iqbal terjadi pada Jumat, 28 September 2018, dan 2 Oktober 2018. Pada pertemuan pertama, Said mengaku datang ke rumah Ratna, yang mendesaknya bertemu.

"Di sana singkat cerita Ratna Sarumpaet menjelaskan tentang penganiayaannya," kata Said Iqal.

Pertemuan selanjutnya terjadi pada 2 Oktober. Ratna disebut Said Iqbal meminta dihubungkan dengan pihak Prabowo Subianto. Kepada Prabowo dan sejumlah orang, Ratna mengaku dianiaya.

Polisi selanjutnya memeriksa Amien Rais pada Rabu (10/10). Advokat yang juga politikus PAN, Eggi Sudjana, menyebut Amien bercerita soal pertemuan dengan Ratna pada 2 Oktober. Saat tahu Ratna berbohong, menurut Eggie, Amien kecewa berat


"Tapi kenapa sebelumnya untuk terkait dengan konpers itu kok yakin betul bahwa bu Ratna Sarumpaet dianiaya, saya, kata Pak Amien spontanitas solidaritas. Tidak ada motif atau niat buruk dari kita mengkapitalisasi atau mempolitisir keadaan sehingga menjadi keruh," ujar Eggi.

Pada Rabu (10/10), polisi juga memeriksa Plt Kadisparbud DKI Asiantoro. Penyidik menggali keterangan soal biaya sponsor yang diberikan Pemprov DKI kepada Ratna untuk mengikuti acara di Chile.

"Yang intinya bahwa berkaitan dengan sponsor untuk tersangka RS ke Chile. Bagaimana kronologinya, kemudian saksi ditanya mengetahuinya dari mana," ujarnya.

Ikut juga diperiksa driver dan staf Ratna Sarumpaet. Tapi Kombes Argo tak memerinci soal waktu dan hasil pemeriksaan tersebut.

"Driver-nya sudah, stafnya sudah (diperiksa)," katanya.

Pemeriksaan saksi masih akan berlanjut. Pekan depan, penyidik Polda Metro Jaya akan memanggil Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang.


Nanik dipanggil pada pukul 13.00 WIB, Senin (15/10). Polisi akan menggali keterangan Nanik karena menjadi orang yang mengabarkan berita penganiayaan Ratna kepada Prabowo Subianto.

"Jadi Bu Nanik ini perannya adalah dia yang memberitahukan adanya bahwa RS (Ratna Sarumpaet) dianiaya, memberitahukan kepada Pak Prabowo. Ini kita akan gali keterangannya seperti apa," ujar Argo.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post