Jumat, 05 Oktober 2018

Menguji Pengakuan Ratna Soal Konferensi Naskah Teater Pernah di Jakarta

Loading...


Bruniq.com - Ratna Sarumpaet mengaku diundang untuk menghadiri Women Playwright International Conference 2018 di Chile karena pernah terlibat di acara serupa di Jakarta. Benarkah?

Dalam surat yang diajukan Ratna ke Gubernur DKI Anies Baswedan, Ratna mengungkap alasan dia meminta Pemprov DKI jadi sponsor. Dia menceritakan pengalamannya ketika memimpin Dewan Kesenian Jakarta dan berhasil melangsungkan 7th Women Playwrights International Conference di Jakarta.

"Bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, pada tahun 2007 'The 7th Women Playwrights International Conference' berhasil dilangsungkan di Indonesia (Jakarta & Bali)," demikian bunyi sepenggal surat Ratna ke Anies.

Saat dihubungi detikcom pada Kamis (4/10) malam, Ratna Sarumpaet yang baru saja ditangkap juga mengungkapkan hal serupa.

"Jadi kenapa DKI merasa berkepentingan mengirim Ratna? Ya karena tahun 2007 konferensi yang sama digelar oleh DKI Jakarta, di Indonesia. Saat itu hadir Nawal El Saadawy. Waktu itu gubernurnya masih Sutiyoso. Jadi itu alasan kuat kenapa DKI perlu membiayai saya atas undangan Chile," ucap Ratna kepada detikcom.

Berdasarkan situs Ratna Sarumpaet, ada video acara 7Th Women Playwright International Jakarta. Namun, keterangan di video tersebut menjelaskan acara berlangsung tahun 2006, bukan 2007 seperti di surat Ratna ke Anies.

Video itu memperlihatkan rangkaian pembukaan serta acara lain di konferensi. Saat pembukaan, Ratna Sarumpaet sempat berpidato dalam Bahasa Inggris sebagai Director of Committe.

"Kami berharap Women Playwright Conference ini dapat berkembang dengan cara melibatkan diri kita dalam permasalahan-permasalahan di dunia. Bukan hanya dengan kata-kata yang kita tulis dan kita tampilkan melainkan juga dengan merespons dampak politik internasional, nasional, dan regional yang bisa merusak kebudayaan dan peradaban kita," kata Ratna dalam pidatonya.

"Mari bertukar ide dan pemikiran. Saya harap kita semua dapat menikmati konferensi ini," demikian salam penutupnya.

Video itu juga menampilkan pidato dari Marco Kusumawijaya sebagai Ketua Dewan Kesenian Jakarta, Nawal El Saadawi yang menyampaikan keynote speech, dan Sutiyoso sebagai Gubernur DKI saat itu. Sutiyoso hadir saat welcome dinner.

Paper soal konferensi itu juga dimuat di situs Flinders University, Australia. Paper itu memaparkan sambutan dan penjelasan dari Ratna hingga Sutiyoso.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post