Rabu, 03 Oktober 2018

Lagi-Lagi Ada Kecurigaan, Pasalnya Rekening Ratna untuk Biaya Oplas Sama dengan Rekening Sumbangan Korban Danau Toba Netizen Minta Ini

Loading...


Bruniq.com – Ratna Sarumpaet akhirnya mengakui telah berbohong mengenai penganiayaan dirinya oleh orang tak dikenal.
Sebelumnya, kepolisian sudah membeberkan sejumlah bukti kejanggalan dari kasus Ratna ini. Penyelidikan polisi menyebut, bengkak di wajah Ratna bukan karena dikeroyok melainkan efek dari operasi plastik.
Sejumlah data juga disebutkan kepolisian untuk membantah kabar soal penganiayaan Ratna di Bandung, Jawa Barat.
Dari hasil penyelidikan polisi mendapati, pada hari penganiayaan yang disebutkan Ratna, yakni tanggal 21 September 2018, Ratna justru berada di Jakarta, bukan di Bandung.
Keberadaan Ratna di Jakarta diketahui berdasarkan data call record dari nomor ponsel miliknya. Penyelidikan kepolisian menyebut nomor milik Ratna aktif di Jakarta pada tanggal 20 sampai dengan 24 September 2018.
Selain itu, polisi juga menyelidiki Rumah Sakit Khusus (RSK) Bedah Bina Estetika di Jakarta, yang diduga didatangi Ratna pada tanggal tesebut. Dan pihak RS membenarkan bahwa Ratna dirawat pada 21-24 September untuk operasi plastik.
“Sudah datang tanggal 20 untuk pemeriksaan awal. Atas nama RS. Menginap di sini tanggal 21, sekitar jam 5 sore,” kata juru bicara RSK, Hariesman saat konfrensi pers, Rabu (3/10).
Ratna masuk pada hari Jumat tanggal 21 September pukul 17.00 WIB. Keberadaan Ratna tercatat dalam buku register rawat inap RS Bina Estetika. Berdasarkan rekaman CCTV, Ratna keluar Rumah Sakit Khusus (RSK) Bedah Bina Estetika pada hari Senin, 24 September pukul 21.28 WIB menggunakan taksi Blue Bird.
Data perbankan Ratna turut memperkuat bahwa Ratna tidak dianiaya di Bandung pada 21 September, melainkan berada di Jakarta, tepatnya di RSK Bina Estetika.
Dari hasil penyelidikan polisi, nomor rekening atas nama Ratna Sarumpaet 2721360727 dan rekening bank milik anak Ratna, Ibrahim Fahmi Al Hadi melakukan transaksi pada RSK Bina Estetika.
Nomor rekening sama dengan bantuan Danau Toba
Polisi mencatat ada tiga transaksi debit oleh dua rekening itu pada tanggal 20, 21, dan 24 September 2018.
Pada tanggal 20 September 2018 pukul 21.00 WIB tercatat transaksi sebesar Rp25 juta, tanggal 21 September 2018 pukul 17.06 WIB sebanyak Rp25 juta, dan tanggal 24 September 2018 pukul 21.11 WIB sebesar Rp40 juta.
Nomor rekening Ratna itu ternyata juga pernah digunakan sebagai rekening untuk untuk menampung dana sumbangan terhadap korban kapal tenggelam di Danau Toba, beberapa waktu lalu.
Hal itu diketahui berdasarkan unggahan anak Ratna, Atiqah Hasiholan, di akun Instagramnya yang telah terverifikasi.
Pada 29 Juni, akun Instagram Atikah, @atiqahhasiholan mengajak masyarakat yang ingin membantu korban kapal tenggelam di Danau Toba menyalurkan bantuannya ke rekening BCA 2721360727.
“Ratna Sarumpaet Crisis Center besok akan pergi bertemu dengan keluarga yang ditinggalkan. Banyak dari mereka dengan status ekonomi kurang mampu. Yang ingin berbagi, silahkan kirimkan dana untuk bantuan keluarga2 korban ke rekening BCA 2721360727,” tulis Atiqah
Ratna Sarumpaet
Belum ada penjelasan soal keterkaitan pengunaan rekening tersebut baik dari pihak Ratna Sarumpaet maupun kepolisian. Namun penggunaan rekenening yang sama untuk penggalangan donasi dengan kebutuhan berobat Ratna kini jadi sorotan publik.


View image on TwitterView image on Twitter

Patut dicurigai, nomor rekening Ratna Sarumpaet untuk transfer bedah plastik sama dengan nomor rekening untuk penggalangan dana korban Kapal Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba. https://www.suarasosmed.info/2018/10/hasil-investigasi-netizen-rekening.html?m=1 



Pak @DivHumas_Polri coba cek nomer rekening BCA Bu Ratna ini? Kok sama dengan yang buat bayar operasi plastik itu ya?

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post