Kamis, 18 Oktober 2018

Jawab Amarah Menteri Susi, Sandiaga Uno: Nanti Dibicarakan Sebelum Saya Ditenggelamkan

Loading...
sandiaga uno

Bruniq.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno merespon soal kekesalan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti yang dianggap menyulitkan perizinan penangkapan ikan di Indramayu. Sandiaga akan menyiapkan penjelasannya secara detail.

Seperti yang sudah diberitakan, saat Sandiaga melakukan kampanye di Indramayu, Jawa Barat, dirinya sempat menerima keluhan sulitnya mendapatkan surat perizinan penangkapan ikan dari para nelayan setempat. Di waktu yang sama pun Sandiaga berjanji apabila jadi Wakil Presiden kelak, dirinya akan memudahkan perizinan itu.

Mendengar hal tersebut, Susi pun langsung protes bahwa pihaknya tidak pernah menyulitkan nelayan untuk mendapatkan perizinan nelayan. Sandiaga pun merespon.

“Bu Susi besok ya, nanti kami bicarakan selama saya belum ditenggelamkan. Kalau bu Susi belom komentar ditenggelamkan nanti saja satu dua hari,” kata Sandiaga di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018) malam.

Untuk diketahui, Menteri Susi melalui pernyataan persnya kepada media marah dan langsung meluruskan usai mendengar pernyataan Sandiaga saat berkampanye di pusat pengalengan ikan di Indramayu, Jawa Barat. Sandiaga berjanji akan mempermudah perizinan nelayan usai mendengarkan keluhan bahwa para nelayan tersebut sulit mendapatkan izin dari pemerintah.

"Saya tegaskan nelayan yang memiliki kapal berukuran di bawah 10 gross ton (GT) tidak diwajibkan mengurus izin, baik menangkap ikan maupun pelayaran. Kata Pak Sandi, izin akan dipermudah nanti. Saya mau konfirm kalau selama ini KKP tidak pernah menyulitkan izin-izin penangkapan ikan," tutur Menteri Susidi Gedung KKP, Rabu 17 Oktober 2018.

Menteri Susi pun meminta kepada Sandiaga untuk mempelajari dahulu Undang-Undang tentang Perikanan agar mengetahui peraturannya lebih jelas. Tak hanya itu, Menteri Susi pun meminta Sandiaga untuk tidak asal bicara dan mengungkit kasus berita bohong Ratna Sarumpaet.

"Politikus jangan asal bicara. Nanti kayak yang operasi plastik, tidak cek dan ricek langsung di-bluff," kata Susi di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rabu, 17 Oktober 2018.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post