Kamis, 11 Oktober 2018

Jatim Diguncang Gempa 6,3 SR, Gubernur Jawa Timur Soekarwo Langsung Lakukan Ini

Loading...
Loading...


Bruniq.com -- Gubernur Jawa Timur Soekarwo memimpin rapat terbatas usai terjadinya gempa dengan magnitudo 6,3 skala richter, Kamis (11/10).

"Pak Gubernur memanggil sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pagi ini," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aries Agung Paewai seperti dikutip dari Antara.

Dalam rapat itu, beberapa pejabat yang hadir di antaranya adalah Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kepala Dinas Sosial Sukesi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Suban Wahyudiono, dan Kepala Dinas Kesehatan Kohar Hari Santoso. Rapat tersebut berlangsung di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya.

Usai rapat itu digelar, Soekarwo disebutkan akan langsung meninjau lokasi terdampak gempa dini hari tadi di Pulau Sapudi. Bersamanya, akan ikut pula Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman.

"Setelah rapat terbatas tadi pagi, Pak Gubernur dan Kapolda serta Pangdam menuju lokasi bencana menggunakan helikopter untuk memantau langsung kondisi usai gempa," ujar Aries Agung.

Aries juga menjelaskan, setelah mengumpulkan sejumlah kepala OPD terkait penanganan usai gempa, Gubernur Jatim juga menghubungi Camat Gayam, Kabupaten Sumenep, yang merupakan daerah di Pulau Sapudi, untuk memastikan kondisi awal di lokasi.

"Beliau juga meminta segera dilakukan pendataan terkait berapa rumah yang rusak dan berapa warga yang mengalami luka-luka maupun korban meninggal dunia," ucap juru bicara Gubernur Jatim tersebut.

Selain itu, Gubernur juga telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum bekerja sama dengan Kodam V/Brawijaya turun ke lokasi untuk membangun rumah rusak. Kemudian Dinas Kesehatan serta jajarannya menangani korban luka secara serius, bahkan memberikan santunan kepada keluarga dari korban meninggal dunia.

"Intinya, Pak Gubernur tidak ingin masyarakat lama-lama berduka sehingga harus segera diatasi. Semua tim bergerak untuk memastikan kondisi yang terbaik usai bencana," katanya.

Gempa dengan magnitufo 6,3 SR mengguncang wilayah Jatim dan Bali pada pukul 01.57 WIB, Kamis (11/10).

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) episenter gempa itu berada di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, pada kedalaman 12 kilometer.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada pagi tadi setidaknya tiga orang dinyatakan tewas tertimpa bangunan roboh akibat gempa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Tak hanya di wilayah tertimur pulau Jawa tersebut, berdasarkan analisis peta gempa Jatim dirasakan intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post