Sabtu, 20 Oktober 2018

Ini Menteri yang Paling Bahagia Menurut Rhenald Kasali

Loading...


Bruniq.com - Guyonan cerdas dilontarkan Rhenald Kasali, yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi UI dan Pendiri Rumah Perubahan kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya, saat digelar jamuan makan siang, sebelum pementasan Festival Gandrung Sewu. Rhenald menilai menteri paling bahagia di era pemerintahan saat ini adalah Menteri Pariwisata.

"Arief Yahya saya yakin Menteri yang paling berbahagia. Bagaimana tidak, setiap hari ngurusin yang indah-indah, ya pariwisata ini. Hasilnya gak usah jauh-jauh, lihat bagaimana Banyuwangi sekarang ini", candanya disambut tawa dan tepuk tangan tamu lainnya di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Sabtu (20/10/2018).
Menurut Rhenald, pariwisata adalah angsa petelur emas yang mengistilahkan pariwisata sebagai lokomotif, yang akan menarik gerbong-gerbong sektor ekonomi lainnya. Seperti industri kuliner, hiburan, properti, bahan bangunan, hotel baru dibangun pasti bahan bangunan dan seni menanjak permintaannya. Juga tenaga listrik, barang elektronika, bisnis-bisnis berskala UMKM, partanian, perikanan, peternakan, dan lainnya.

Rhenald pun tak sungkan menyasar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, "Pak Anas ini Bupati Instagram!", ucapnya memancing tawa para undangan.

"Ini daerah di ujung timur Jawa, yang tersembunyi, terisolasi. Dulu kita kenal Banyuwangi sebagai daerah santet bersama Jember, hanya menjadi tempat transit kereta api menuju Bali, tempat penyeberangan," tutur pakar manajemen ini.

Tiba-tiba Banyuwangi berubah menjadi wangi di tangan Bupati Anas. Salah satunya melalui pengembangan pariwisata, terutama wisata budaya dan alam.

"Saya ingin Banyuwangi bukan cuma tempat transit, melainkan tujuan wisata." balas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Anas serius mengembangkan Festival Banyuwangi sejak ia menjabat pada 2010. Tahun ini terdapat 77 acara dalam Calendar of Events Banyuwangi, antara lain Tour de Ijen, International Tour de Banyuwangi Ijen, Ijen Summer Jazz, Festival Santri dan hingga Festival Gandrung Sewu. Uniknya, Anas mengembangkan acara pariwisata dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan sponsor.

"Sedikit mungkin kami menggunakan APBD, kami coba swadaya dengan stakeholders yang ada," katanya.

Anas pun membenahi aksesibilitas ke wilayahnya sebagai kunci mengembangkan pariwisata, yang tak mungkin tanpa infrastruktur. Ia ngotot memperjuangkan bandara yang kini bernama Bandara Banyuwangi, untuk menjadi kelas internasional pada tahun ini, sehingga ada akses direct flight bagi wisatawan mancanegara.

Sejalan dengan Rhenald Kasali, Menteri Pariwisata Arief Yahya membahasakan angsa emas sebagai portofolio bisnis. "Dalam bisnis, kita harus menempatkan seluruh resources ke portofolio bisnis yang kita yakini akan memberi benefit paling bagus. Ukurannya 3S, size, spread, dan sustainable. Ukurannya besar, menghasilkan benefit atau laba yang besar dan pertumbuhannya juga besar berkelanjutan. Dan itu semua ada di pariwisata," kata Arief Yahya.

Jika dilihat dari perolehan devisa saat ini, migas, batubara dan CPO (kelapa sawit) masih di atas. Size nya berurutan terbesar, tiga komoditi itu. Bagaimana dengan spread dan sustainable?

"Bisnis jangan hanya melihat size saja! Tanpa melihat sustainability, maka saya khawatir kita memilih jalan yang keliru. Ingat, proyeksi lebih penting daripada performancy. Hanya melihat hasil saat ini tanpa memandang ke depan, bisa berbahaya," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pariwisata turut didampingi oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural Esthy Reko Astuty, Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar Guntur Sakti, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional 2 Kemenpar Reza Fahlevi dan Kabid Pemasaran Regional 2 Wawan Ajen.

Hadir pula Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur, Rhenald Kasali - Pakar Manajemen sekaligus Komisaris Utama PT. Angkasa Pura 2, Jenderal Polisi Roesman Hadi, Mantan Kapolri 1998/2000, Rosmaya Hadi, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan, Anggota Sekretariat DPR RI, Deny Malik, Kurator Festival Seni Budaya dan salah satu tokoh dibalik suksesnya ASEAN Games kemarin.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post