Rabu, 10 Oktober 2018

Derita Roro Fitria Bertubi-tubi, Sengsara Mental di Penjara hingga Hilang Perhiasan Senilai Miliaran

Loading...


Bruniq.com - Roro Firtia harus menerima derita bertubi-tubi. Mulai dari sengsara secara mental di penjara hingga kehilangan perhiasaan yang ditaksir mencapai kerugian miliaran rupiah

Roro Fitria mengaku sudah tak tahan berada di penjara. Roro Fitria merasa dwon dan trauma sampai ditangani psikiater.

"Iya dalam rangka rehabilitasi itu ada beberapa dokter yang menangani, salah satunya ada psikiater, karena memang gangguan yang sangat saya sering alami saya susah tidur," kata Roro Fitria, dikutip dari Grid.ID.
Roro Fitria mengaku frustasi atas ingatan perbuatannya hingga terjerat kasus narkoba. Hal itulah yang menyebabkan Roro Fitria kesulitan tidur.

Tak hanya itu, Roro Fitria pun merasa terpukul atas tuntutan hukuman jaksa terhadapnya pada sidang 4 Oktober lalu.

Roro Fitria sampai pingsan setelah dituntut lima tahun penjara.

Kala itu, Roro Fitria menangis tersedu-sedu menghampiri ibundanya, Raden Retno Winingsih. Saat memanggil ibunya, tubuh Roro Fitria pun terkulai tak berdaya


Melihat putrinya pingsan, Raden Retno Winingsih pun menangis histeris. Roro Fitria mengaku syok atas tuntutan lima tahun penjara atas kasus narkoba itu. Roro Fitria pun merasa kecewa atas tuntutan jaksa yang dinilai tak rasional. Itulah alasan Roro Fitria bisa jatuh pingsan.

"Tuntutan jaksa penuntut umum sangat tidak rasional saya didakwa dengan pasal yang tidak semestinya," ujar Roro Fitria, dikutip dari Tribunnews.

Selain merasa menderita di penjara, Roro Fitria pun harus kehilangan harta paling berharganya.

Pada 19 September lalu, rumah Roro Fitria di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan dimasuki maling

Seperti diberitakan sebelumnya, Roro Fitria pun merasa syok dan sedih.

Perhiasan berharga turunan leluhurnya raib digondol maling itu.

Kuasa hukum Roro Fitria, Asgra menyebut kerugian atas kehilangan perhiasan itu ditaksir mencapai Rp 3 miliar.


Kronologi Rumah Roro Fitria Dimasuki Maling

menurut asisten rumah tangga Roro Fitria yang datang melapor ke Polsek Jagakarsa, Rabu siang sekitar pukul 12.00 WIB, rumah artis asal Yogyakarta itu dibobol maling Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pada malam kejadian, lanjutnya, ibunda Roro bersama ART lainnya baru pulang dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan setelah menghadiri sidang kasus narkoba Roro.

Mereka lalu tidur dalam satu kamar di kamar ibunda Roro.
Karena kelelahan, salah satu ART menyimpan begitu saja handphone-nya di meja ruang tengah.

Saat bangun, ART itu kebingungan ponsel dan uang senilai Rp 300 ribu raib.

Setelah dilakukan pencarian di lantai satu rumah, barang tersebut tak kunjung ditemukan.

Namun saat beranjak ke gudang di lantai dua, terlihat bagian jendela sudah dicongkel.

"Dari belakang itu manjatnya," ujar Iptu Sofyan, Kanit Reskrim Jagakarsa, dikutip dari Kompas.com.

Adapun barang milik Roro Fitria yang hilang berupa emas dan berlian.

"Mungkin perhiasan kayaknya sih, tapi belum diketahui ya berapa totalnya. Perhiasan punya Roro," kata Sofyan.

Berdasarkan informasi dari ART Roro Fitria, ada satu ruangan khusus tempat penyimpanan perhiasan.

"Ada ruangan khusus punya dia (Roro), tapi bukan kamar dia. Kamar Roro baik-baik aja, enggak ada yang jebol," kata Sofyan.


Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post