Kamis, 04 Oktober 2018

Akui Sempat Membela, Mahfud MD Kutuk Pemain Politik di Belakang Kebohongan Ratna Sarumpaet

Loading...
Loading...


Bruniq.com -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyampaikan dugaan dokter ahli bedah tentang kondisi Ratna Sarumpaet.

Hal itu disampaikan oleh Mahfud MD di akun Twitternya, @mohmahfudmd, Selasa (3/10/2018). Ia menuliskan, jika benar penganiayaan itu dilakukan oleh Ratna Sarumpaet, maka pelakunya harus dikutuk. Namun, kalau ternyata kasus itu hanya permainan politik, maka pemainnya yang harus dikutuk.
Sebab, ia mengatakan kalau dirinya baru bertemu dengan seorang dokter ahli bedah. Kemudian, dokter itu menyampaikan kalau ada kejanggalan pada luka Ratna Sarumpaet. Ia menuliskan, kejanggalan pada kedua kelopak mata Ratna Sarumpaet. Yakni, luka di kedua bagian kelopak kiri dan kanannya terlihat agak aneh. Terakhir, ia pun mengajak pengikutnya untuk menunggu perkembangan selanjutnya.

"Itu kita kutuk, kalau benar tetjadi.

Tapi kalau hanya mainan politik ya pemainnya yang kita kutuk.

Saya baru ketemu seorang dokter ahli bedah.

Katanya, luka di kanan kiri kelopak mata agak aneh krn sama.

Kita tunggu saja lerkembangannya," tulisnya.

Cuitan Mahfud MD di Twitter


Cuitan Mahfud MD itu diserbu netizen dengan berbagai pendapat berbeda. Bahkan ada yang mengatakan kalau seharusnya Mahfud MD tidak mencuitkan dugaan adanya permainan politik pada kasus tersebut.

"Jika lbh Bijak Bapak mengunjungi atau bertemu ibu @atnaSpaet ,sehingga teruji kebenarannya,& bertanyalah dgn dokter yg lain,jd lihatnya jgn lwt gambar," tulis @emma_yulini.

"masa org yg curiga suruh datangin satu satu ke RSP nya...dia yang hrs lapor ke polisi trus ke Rs di visum...lebih praktis...trus undang wartawan crita kronologisnya...simpel aja kok," cuit @Alsanusi6.

Kader Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean juga ikut mengomentari cuitan Mahfud MD. Ia bahkan terlihat geram dengan dugaan yang disampaikan oleh Mahfud MD tersebut.

Ferdinand menyayangkan sikap Mahfud MD yang tidak mempercayai penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet. Bahkan, ia menyayangkan kalau Mahfud MD menuding kasus itu sebagai mainan politik.

Cuitan Ferdinand Hutahaean

"Waduhhh..!! Prof Mahfud blm percaya yg dialami Ratna bahkan lbh melihat itu sbg mainan politik?

Prof, lbh baik antum tdk usah komen deh, sekedar menegakkan nilai kemanusiaan sj Prof pake syarat ini itu.

Membangun narasi meragukan, dan membangun keraguan hingga CeBi malah mencaci," cuitnya.



Mahfud MD juga tampak menjawab komentar netizen yang menyarankan Mahfud MD untuk membawa dokter secara langsung memeriksa Ratna Sarumpaet. Bukannya malah memberikan dugaan hanya dengan melihat dari foto.

Ini jawaban Mahfud MD:

Cuitan Mahfud MD

Pengakuan Ratna Sarumpaet

Aktivis Ratna Sarumpaet akhirnya mengakui terkait kebohongan yang dikarangnya soal dugaan penganiayaan di Bandung pada tanggal 21 September 2018.

Dalam konferensi pers yang dilakukan dan ditayangkan live di TV One Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet mengakui kalau dirinya telah mengarang cerita dirinya telah dikeroyok.

Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada publik.

"Saya mohon maaf, apa pun yang saya sampaikan kali ini sesuatu yang berguna yang membuat kegaduhan dalam 2 hari ini bisa mereda. tanggal 21 saya mendatangi RS khusus bedah. kedatangan saya disitu karena kami sepakat beliau akan menyedot lemak di pipi kiri dan kanan," kata dalam konferensi pers.

Lanjutnya, sebelumnya ia telah melakukan operasi plastik tiga sampai empat kali dengan dokter yang sama.

Dirinya kaget setelah menjalani operasi, wajahnya seperti orang yang babak belur.

karena kondisinya itu, saat pulang ia ditanya oleh anak-anaknya.

Lantas entah apa yang alasannya, Ratna Sarumpaet malah mengarang cerita kalau ia telah dipukuli.

"Ada seperti kebodohan yang saya gak pernah saya bayangkan dan saya lakukan dalam hidup saya. Saya ditanya anak saya soal kondisi wajah, dan saya jawab dipukul orang, Jawaban pendek itu dalam satu dua minggu ke depan akan terus, namanya juga anak bertanya kenapa," ungkapnya.

Karena terus dikorek oleh anaknya, Ratna Sarumpaet pun tersu mengembangkan cerita.

Namun ia mengakui kalau karangan cerita itu hanya untuk intern keluarga dan tidak sampai tersebar ke luar.

Ia pun tak menyangka bahwa kalau cerita akan tersebar hingga membuat heboh banyak pihak.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post