Minggu, 09 September 2018

Rustam Ibrahim Usulkan Roy Suryo Mundur dari Demokrat, Andi Arief Angkat Suara Bilang Begini



Bruniq.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief angkat bicara soal kasus yang dihadapi Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo terkait tagihan sejumlah Barang Milik Negara (BMN).

Hal itu disampaikan Andi Arief melalui laman Twitter, @AndiArief__, yang ditulis Minggu (9/9/2018).

Mulanya, Mantan Direktur LP3ES, Rustam Ibrahim tampak membalas cuitan Andi Arief soal ulang tahun ke-17 Partai Demokrat.

Rustam mengatakan jika Roy Suryo menjadi kewajiban besar bagi Partai Demokrat.
Dirinya mengusulkan agar Roy Suryo mundur dari Partai Demokrat dan mengembalikan sejumlah aset negara yang masih dibawanya.

Menurut Rustam, sikap itu bisa memperbaiki citra dan elektabilitas Partai Demokrat.
"Bung @AndiArief__ tampaknya Roy Suryo jadi faktor liability besar bagi Partai Demokrat.
Kalau boleh usul sebaiknya RS menyatakan mundur dari PD, serta mengembalikan barang2 yang dibawanya.

Sikap ini dapat memperbaiki citra dan elektabilitas PD, daripada menyewa Pengacara," tulis

Rustam Ibrahim, melalui akun @RustamIbrahim, Minggu.
Menanggapi hal itu, Andi Arief mengatakan jika dalam waktu dekat, Partai Demokrat akan mengambil tindakan atas Roy Suryo.
"Doakan dalam waktu yang tidak lama kita akan ada tindakan partai soal Roy Suryo," tulis Andi Arief.






Hal senada diungkapkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, Kamis (6/9/2018).

Dikutip dari Kompas.com, Amir Syamsuddin mengatakan, persoalan yang sedang dihadapi Roy Suryo, berpotensi menimbulkan persepsi negatif publik terhadap Partai Demokrat.
Roy dituding tidak mengembalikan 3.226 unit barang milik negara (BMN) selepas menjabat menteri pemuda dan olahraga.

Pihak Kemenpora menagih Roy supaya Roy segera mengembalikan BMN itu.
"Kami menyadari, viralnya persoalan Saudara Roy ini, sudah tidak hanya merugikan dirinya sendiri, tapi bisa juga menimbulkan kerugian pada partai," ujar Amir melalui sambungan telepon.

Apalagi, saat ini kader Partai Demokrat sedang berjuang di penjuru Indonesia dalam rangka pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Artinya, kalau menimbulkan kerugian pada partai, secara tidak langsung itu juga merugikan seluruh kader Demokrat yang saat ini sedang tampil berjuang maksimal di seluruh Indonesia ya," ujar dia.
Saat ini, internal sedang menjalani komunikasi dengan Roy terkait persoalan yang dihadapi.
Amir enggan menjelaskan secara rinci mekanisme semacam apa yang saat ini dikenakan internal Demokrat terhadap Roy.

Namun, ia berjanji proses komunikasi itu akan menuai keputusan akhir dan akan diungkap pula kepada masyarakat.

"Kami mempunyai mekanisme yang saya rasa tidak perlu disampaikan. Yang jelas, ini sesuai dengan AD/ART, kode etik internal yang memegang teguh azas praduga tidak bersalah. Yang penting hasil akhirnya nanti. Satu hal yang patut diingat, masalah ini adalah persoalan yang wajib diseriusi," ujar Amir.

Roy Suryo Merasa Difitnah
Roy Suryo sebelumnya merasa difitnah.

Ia merasa tidak menguasai barang negara seperti yang dituduhkan.
"Ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat serta nama baik saya di tahun politik ini," ujar Roy, saat dikonfirmasi Kompas.com.

Roy juga mengaku heran mengapa hal ini diributkan setelah ia tak lagi menjabat Menpora.
"Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebutkan-sebutkan masih saya bawa, padahal tidak sama sekali," ujar Roy.
Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post