Minggu, 09 September 2018

Ridwan Kamil Dukung Jokowi, Fadli Zon: Baiklah Kang Emil Kita Catat Pilihan Politiknya

Loading...


Bruniq.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi cuitan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait dukungan politik di Pilpres 2019. Dilansir TribunWow.com, hal itu ia ungkapkan melalui akun Twitter-nya, @fadlizon, yang ditulis Minggu (9/9/2018).

Awalnya, Ridwan Kamil menuliskan cuitan terkait pilihan politik Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014.

Dalam postingannya, Ridwan Kamil menilai tidak salah bagi kepala daerah untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon di Pilpres.
"2014 Gubernur Sumbar mendukung terbuka kepada paslon capres. Tidak ada yang salah, selama aturan dan hukum tidak ada yang dilanggar dalam proses politik yang penting ini. Mari berlaku adil dan proporsional. Hatur Nuhun," tulis Ridwan Kamil, @ridwankamil pada Sabtu (9/9/2018).



Menanggapi hal itu, Fadli Zon mengatakan bakal mencatat pilihan politik Ridwan Kamil yang diketahui mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.

Lebih lanjut, Fadli Zon mengatakan, pihaknya akan berjuang agar Jawa Barat dimenangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019.

"Baiklah Kang Emil kita catat pilihan politiknya. Kami akan berjuang Jawa Barat dimenangkan @prabowo @sandiuno agar #2019GantiPresiden," cuit Fadli Zon.



Sementara itu diberitakan Kompas.com, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang.
"Saya dukung Pak Jokowi, sudah clear, enggak usah ditanyakan lagi," ujar Ridwan, Rabu (5/9/2018), ketika dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, usai dilantik Presiden Jokowi.
Mengenai apakah akan masuk dalam tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf, Ridwan belum bisa menjawabnya.

Ia akan memastikan apakah hal itu diperbolehkan peraturan dan perundangan.
Jika peraturan perundangan memperbolehkannya, ia akan masuk tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf.

"Saya kira dulu Pak Aher (Ahmad Heryawan) itu ketua tim suksesnya Pak Prabowo. Kalau tidak melanggar aturan, dan tentunya itu bagian hak politik, saya kira enggak masalah," lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, Ridwan Kamil menilai dukungan kepada pasangan calon Pilpres bagi kepala daerah bukan menjadi persoalan.
Ridwan Kamil mengatakan, kepala daerah yang memberi dukungan kepada pasangan calon di Pilpres bukan menjadi persoalan dan tidak ada pelanggaran hukum maupun undang-undang.
Lantas, dirinya memberikan contoh gubernur yang pernah mendukung pasangan capres-cawapres, yakni Gubernur Jawa Barat sebelumnya, Ahmad Heriawan (Aher) dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

"2014 Gubernur Ahmad Heriawan, terbuka mendukung capres, berkampanye dan BAHKAN jadi ketua timses Jabar. 2018 beliau juga mendukung terbuka paslon pilgub. Tidak ada pelanggaran hukum dan UU. Bedanya skg, saya menyatakan dukungan, tapi menahan diri tidak menjadi ketua timses. Nuhun

2014 Pak Aher mendukung salah satu capres. Dan kalah. Masyarakat Jabar biasa aja. move on. Karena bagi kami, ini adalah kompetisi rutin semata. Masyarakat Jabar sudah dewasa dalam berdemokrasi.
2014 Gubernur Sumbar mendukung terbuka kepada paslon capres. Tidak ada yang salah, selama aturan dan hukum tidak ada yang dilanggar dalam proses politik yang penting ini. Mari berlaku adil dan proporsional. Hatur Nuhun," tulis Ridwan Kamil.


Cuitan Ridwan Kamil
Cuitan Ridwan Kamil (Capture Twitter)


Dikutip dari Wartakotalive.com, Irwan Prayitno dan Ahmad Heriawan adalah dua gubernur dan politisi yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pada Pilpres 2014, pasangan Prabowo-Hatta secara nasional kalah dari pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, tetapi di Jawa Barat pasangan Prabowo-Hatta menang atas pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.
Begitu juga di Provinsi Sumatera Barat, pasangan Prabowo-Hatta menang telak atas pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post