Minggu, 16 September 2018

Relawan di Yogya Bentuk Tim Pembela Jokowi, Incar Penyebar Hoax

Loading...


Bruniq.com - Sejumlah advokat bersama relawan Joko Widodo di Yogyakarta membentuk wadah advokasi bernama Tim Pembela Jokowi. Tim bertugas mengedukasi masyarakat agar tidak menyebarkan hoax maupun ujaran kebencian sekaligus mengincar pihak-pihak yang sengaja membuat hoax untuk menyerang Jokowi.
"Pak Jokowi maupun pemerintah sebetulnya tidak anti kritik, tapi kritik yang disampaikan harus bertanggung jawab, tidak menyesatkan. Jika kritik berpotensi membahayakan Pak Jokowi selaku presiden maupun pribadi, dan berpotensi menimbulkan perpecahan bangsa, maka harus ada tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Ketua Tim Pembela Jokowi Yogyakarta, Erlan Nopri, di acara deklarasi Tim Pembela Jokowi Yogyakarta, Sabtu (15/9/2018).

Selain deklarasi, acara yang dihadiri jajaran Seknas Jokowi ini juga menggelar diskusi membahas apa itu hoax dan ujaran kebencian.

"Diskusi kita gelar agar dapat mengedukasi internal relawan dan sosialisasi ke masyarakat, bahwa kritik itu boleh, lewat medsos atau media apapun, asalkan sesuai ketentuan KUHP dan UU ITE yang mengatur kategori kritik itu apa, hoax, ujaran kebencian itu apa. Jadi jangan sampai membuat hoax dan yang membacanya memicu hoax susulan dan ujaran kebencian lainnya," jelasnya.

Ditambahkannya, Tim Pembela Jokowi Yogyakarta termasuk dari 130 organisasi relawan dan Seknas Jokowi se-Indonesia yang berkomitmen membangun citra dan sosialisasi pasangan Jokowi-kH Ma'ruf Amin secara objektif.
Sementara itu, Sekjen Seknas Jokowi, Dedi Mawardi menyebutkan hingga kini Kementerian Kominfo setiap harinya menutup 500 lebih akun berbau konten hoax dan ujaran kebencian.

"Seknas bersama advokat membentuk Tim Pembela Jokowi, bertugas melawan hoax dan ujaran kebencian terhadap sosok Pak Jokowi di DIY," ujarnya.


"Harapannya juga bisa mendongkrak suara signifikan bagi pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di DIY," imbuhnya.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post