Rabu, 12 September 2018

Kominfo Tolak Copot Iklan Jokowi di Bioskop, ini Alasannya

jokowi

Bruniq.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika angkat bicara dengan polemik iklan keberhasilan pemerintahan Joko Widodo yang tayang di bioskop.

Kominfo mengatakan mereka memilih pasang iklan Jokowi di bioskop karena penonton dalam layanan hiburan ini terus tumbuh.

"Untuk film Indonesia saja per Agustus sudah sampai 36 juta penonton, belum termasuk film asing," jelas Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu seperti dilansir VIVA, Rabu 12 September 2018.

Pria yang akrab disapa Nando ini mengungkapkan, iklan di bioskop tersebut sudah tayang sejak dua bulan terakhir ini. Dia memastikan Kominfo membayar ke pengelola bioskop untuk menayangkan iklan tersebut.

Nando menegaskan, tidak ada yang salah dari iklan tersebut, maka mereka menolak mencopot iklan Jokowi tersebut. Alasan mereka, iklan tersebut tidak menjelekkan orang atau pun lembaga lain.

"Dapat saya sampaikan bahwa iklan tersebut bukan Kampanye Pak Jokowi. Iklan tersebut memang disiapkan oleh Kementerian Kominfo yang salah satu tugasnya sebagai Government Public Relation atau menjadi humas pemerintah," katanya.

Dia menjelaskan, menjadi tugas Kementerian Kominfo sebagai humas pemerintah untuk menyampaikan pekerjaan pemerintah, baik yang telah, sedang atau akan dikerjakan oleh Pemerintahan. Makanya, wajar saja iklan Jokowi muncul di bioskop itu.

"Iklan yang ditayangkan di bioskop tersebut adalah salah satu cara Kemkominfo menyampaikan apa yang dikerjakan pemerintah kepada para penonton bioskop," ujarnya.

Polemik iklan pemerintahan Jokowi ini berasal dari media sosial oleh beberapa warganet. Ada beberapa warganet yang menyayangkan iklan tersebut muncul sebelum penayangan film. Politikus Fadli Zon dalam akun Twitternya menyatakan untuk mencopot iklan tersebut dari bioskop.
Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post