Sabtu, 08 September 2018

Inilah Alasan Prabowo Utamakan Bahas Pelemahan Rupiah Ketimbang Timses



Bruniq.com - Kubu pemerintah dan Oposisi masing-masing menggelar pertemuan pada Jumat petang, (7/9/2018).

Bedanya bila kubu Jokowi menggelar pertemuan membahas tim pemenangan, salah satunya mengumumkan Erick Thohir sebagai ketua Tim Kampanye, kubu Prabowo menggelar pertemuan membahas nilai tukar rupiah yang melemah terhadap Dolar Amerika.

Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto memiliki alasan mengapa pihaknya menggelar pertemuan membahas kondisi ekonomi ketimbang Timses. Menurutnya melemahnya mata uang RI merupakan persoalan bangsa, sementara struktur Timses hanya persoalan teknis.
"Jadi menurut saya masalah ekonomi ini adalah masalah bangsa. masalah tim sukses itu masalah teknis. Ini masalah fundamental bangsa yang muncul di mana-mana," ujar Prabowo dalam Konferensi Pers di Kediamannya, Jalan Kertanegara nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (7/9/2018).

Menurut Prabowo pihaknya mengeluarkan pernyataan sikap soal kondisi rupaih atas permintaan berbagai kalangan. Banyak pihak menanyakan kepadanya dan Sandiaga Uno soal melemahnya Rupiah.

"Bagaimana Pak Prabowo masalah rupiah yang melemah Bagaimana Pak Sandi. Jadi kita ini kan sudah menjadi koalisi jadi atas saran dari berbagai pihak minta kepada saya untuk segera menyelenggarakan pertemuan ini. Pertemuan semacam ini untuk kita bahas secara ilmiah secara rasional keadaan yang dihadapi oleh rakyat kita sekarang," katanya.

Pihaknya menurut Prabowo tidak mau asal bicara mengenai kondisi rupiah. Oleh karena itu ia mengumpulkan Parpol koalisi dan ahli ekonomi untuk merumuskan pandangan tersebut.

"Kita mau hati-hati kita mau tenang kita mau bertanggung jawab kita tidak mau grusak grusuk kita tidak mau bicara tanpa perhitungan. jadi dalam hal ini kita tadi punya pakar-pakar juga, kita punya pelaku-pelaku ekonomi ini kita kumpulkan sehingga kita hasilkan sikap seperti ini."

Dalam pernyatan politik yang dibacakan Sandiaga Uno tersebut, partai koalisi opoisi merasa prihatin dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar yang berlangsung berkpenjangan dalam sebulan terkahir. Pelemahan tersebut dinilai sangat memberatkan perekonomian Indonesia.
Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post