Kamis, 13 September 2018

Adiknya Ditawari Jadi Timses Prabowo-Sandi, Putri Gus Dur Ungkap Kedekatan Yenny Wahid dengan Ahok



Bruniq.com - Putri sulung Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid buka suara soal tawaran yang diajukan kepada adiknya, Yenny Wahid untuk jadi tim sukses bakal pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga.

Pasalnya, sejak kabar itu berhembus, Yenny Wahid tampak belum banyak berkomentar.
Seolah menyadari dirinya yang kini tengah diburu soal kesediaannya, Yenny Wahid pun cukup lama tidak mencuitkan sesuatu di akun Twitternya. Namun sang kakak, Alissa Wahid akhirnya buka suara soal tawaran tersebut. Ia menegaskan, dirinya dan para pecinta Gus Dur yang disebut Gusdurians memang tidak berpolitik praktis.

Namun sang adik, yakni Yenny Wahid, memang ditugaskan untuk menjaga warisan politik sang ayah. Namun, ia tidak bisa membocorkan keputusan Yenny Wahid akan merapat ke Prabowo-Sandiaga atau Jokowi-Ma'ruf Amin. Cuitan itu disampaikan oleh Alissa Wahid di akun Twitternya sekaligus menjawab pernyataan netizen soal keinginannya jika putri Gus Dur tidak ikut berpolitik praktis.

"Sy sngt yakin mbk yenny akan menolak jdi timses capres/cawapres yg deket kaum intoleran n kasus pilkada DKI kmaren jg bukti nyata & ter-fresh...

Jdi andai anak2 Gus Dur pilih merapat kemereka, so unbelievable!

Masak anak Gus Dur nggak GusDurian?

@yennywahid
@AlissaWahid," tulis akun @ajunsii.


Alissa Wahid kemudian menjelaskan kalau pilihannya tidak semudah memilih hitam atau putih semata.

Ia juga menjelaskan kalau Gusdurian juga dekat dengan warga Ahmadiyah. Bahkan ia juga menyebut kalau Yenny dan ibundanya juga dekat dengan Ahok.

"Pilihannya tidak mudah, tidak hitam-putih. Kami (gusdurian) juga dekat dg warga ahmadiyah, mas. Mendampingi Syiah Sampang. Yenny & Ibu juga dekat dengan pak Ahok. Mereka2 nasibnya menjadi seperti itu kan ya ada faktor2nya. Bisa memahami kan?," tulisnya.


Yenny Wahid (Twitter/Alissa Wahid)
"Lebih senang kalau tidak merapat ke salah satu timses," balas akun @yatnoyatno88.

Alissa Wahid pun kemudian menyarankan untuk menunggu saja keputusan dari Yenny Wahid.

"Kalau saya dan @GUSDURians memang tidak berpolitik praktis, tapi @yennywahid penjaga warisan peran politik #GusDur. Jadi ditunggu saja ya pilihannya...," cuitnya.

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Zulkifli Hasan memuji sosok Yenny Wahid, sebagai salah satu tokoh muda terbaik Indonesia. Zulkifli pun mengungkapan perasaanya andai Yenny Wahid mau bergabung dengan tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 mendatang.

"Saya apresiasi hormat kalau bersedia dengan timnya Sandiaga, aduh alhamdulillah yah," ujarnya di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Zulkifli mengatakan, koalisi sudah mengajak Yenny untuk ke gerbong tim Prabowo-Sandiaga. Namun, ia menyerahkan keputusan kepada Yenny.

Bagi Zulkifli, andai Yenny memilih bergabung ke Prabowo-Sandiaga, maka ia yakin akan memberikan suntikan yang luar biasa besar.

Sebab pengaruh Yenny sebagai putri Gus Dur dinilai cukup besar.

Namun Zulkifli juga mengingatkan, apapun pilihan Yenny nanti, maka itu harus dihormati. Sebab pilihan politik adalah hak setiap orang.

"Enggak (bukan soal persaingan). Orang mungkin tertarik dengan Pak Prabowo, tetapi yang satu lagi tertarik dengan Jokowi, kan enggak apa-apa, biasa kan," kata Ketua MPR tersebut.
Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post