Minggu, 12 Agustus 2018

Risma Marah di Pameran: Masa Cuma Segini Desainnya?!

Loading...


Bruniq.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini marah melihat pameran yang digelar komunitas Tata Rupa Prime yang di dalamnya tergabung kumpulan desainer muda dan pelaku UMKM. Sebab kualitas barang yang dijual dalam ajang pameran tersebut dinilai terlalu rendah.

Menurut Risma desain yang mereka buat tak jauh dengan desain yang biasanya. Bahkan saat Risma melihat beberapa desain kaos dan tas yang bertuliskan Koridor, Risma mengaku jika kualitasnya terlalu rendah dan tak bisa bersaing di pasaran.

"Masa cuman gini saja desainnya. Apa bedanya dengan kaos-kaos biasa. Masak kamu nggak bisa. Coba lihat tas ini, beda ada sentuhan seninya. Coba kalau punya apa?," kata Risma di hadapan desainer Tata Rupa di Grand City Mall, Minggu (12/8/2018).
Risma juga menantang kepada desiner-desainer muda untuk mengeluarkan produk sendiri berkolaborasi dengan yang lain. Bukan hanya bergerak dalam bidang desainer.

"Ayo bikin. Mana yang tertarik ke fashion. Kalau tidak bisa menjahit, kerjasama dengan tukang jahit. Tidak ada yang tidak mungkin dan tidak ada yang tidak bisa. Coba kalian butuh apa, tak carikan," ungkap Risma.

Alasan Risma mendorong komunitas Tata Rupa Prime ini, agar mereka bisa mengeluarkan karya produk yang terbaik lantaran sebentar lagi Kota Surabaya akan menjadi tuan rumah Start Up Summit dan Festival Becraf. Event tersebut akan digelar November 2018 mendatang. Pemkot mengaku mengandalkan mereka dalam dua ajang tersebut.

"Kenapa kalian aku tantang September ini, karena kalian harus ada perbaikan sampai November. Nanti bulan November kalian sudah punya yang terbaik dalam tim kalian. Aku nggak mau lagi ecek-ecek. Kalian pasti bisa," pinta Risma.

Risma mengaku pihaknya memaksa mereka berani keluar dengan produknya sendiri. Sebab biasanya mereka yang membantu para ibu-ibu mendesain kemasan produk UMKM di Kota Surabaya.

"Mereka biasanya membantu ibu-ibu mendesain macem-macem. Tapi mereka tidak berani mengeluarkan produk untuk anak-anak muda agar lebih dekat di hati mereka. Makanya anak-anak saya tantang. Mereka tahulah. Ibu-ibu aja tak jelasin aja tahu kok mereka," tandasnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya memiliki perhatian khusus dalam peningkatan ekonomi kreatif untuk anak-anak muda. Bahkan Pemkot Surabaya juga memfasilitasi dengan membangun ruang khusus yang diberi nama Koridor Space, diresmikan September 2017 lalu.

Namun wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu langsung mengkritisi desain desainer Tata Rupa.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post