Kamis, 12 Juli 2018

Roy Suryo Mulai Beraksi Lagi Aksi Nyinyir, Pembangunan di Era Jokowi, Roy Suryo: Jangan Lebay

Loading...


Bruniq.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo megkritiki pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dianggap gagal dan sering melakukan pencitraan. Ia juga menyinggung soal pembangunan infrastruktur di era Jokowi.

"Realistis kalau kita lihat sekarang ini dibiasakan masyarakat hari ini meskipun harga dollar sudah turun kita cukup berdarah melakukan itu, dan pemerintah saya tahu persis upaya untuk menutup itu. Media dibuat semanis mungkin, pertama misalnya kemarin ketika mudik, mudik siapa bila nggak macet? macet. Saya merasakan di jalan. Tapi covering beritanya luar biasa saya harus memuji dalam tanda kutip bagaimana memanage berita," kata Roy di Workroom, Jl Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Hal ini diungkapkan Roy saat dimintai tanggapan mengenai hasil Survei KedaiKOPI yang berlangsung pada 12-27 Maret 2018 dengan simulasi pertanyaan 'menurut Anda apakah permasalahan utama yang sedang dihadapi Indonesia saat ini?'. Hasilnya 50,4 persen responden menjawab permasalahan Indonesia adalah mengenai ekonomi dengan naiknya barang-barang pokok.

Anggota DPR ini juga menyarankan ke Jokowi agar pemerintah bersikap realita saja dan tidak menutupi permasalahan yang ada. Selain itu, Roy juga mengkritisi pribadi Jokowi yang seakan-akan terlihat dibuat-buat.
Ia menilai pemerintahan Jokowi dalam empat tahun terakhir ini telah gagal, karena saat ini Dollar, listrik, dan bahan bakar minyak (BBM) naik.

"Ini dolar naik-naik, harga listrik naik, bahkan muncul meme. Baru kali ini empat tahun pemerintahan, 9 kali BBM sudah naik meskipun yang naik itu bukan BBM subsidi," tutur dia.

Tak hanya itu, Roy juga menyinggung soal pembangunan infrastruktur Jokowi. Dia menuding, kemajuan infrastruktur saat ini sudah dipelopori sejak era pemerintahan sebelumnya, termasuk ketika Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden.

"Infrastruktur itu juga nggak bisa semudah membalik tangan. Bandara Kertajati, Tol Jawatrans itu nggak hanya urusan Pak SBY. Tapi rintisannya sudah sejak Bung Karno dan Pak Harto, jadi kalau tinggal bangun itu lebih cepet. Yang susah tuh bebasin tanahnya, dan nggak usahlah disebut ini tol siapa, tol siapa, tapi Tol Indonesia," tegas Roy.

"Menurut saya pemerintah realita saja. Karena saya lihat di media pemberitaannya nggak sesuai fakta, banyak yang di-cover bahkan banyak berita yang sengaja dikeluarkan itu yang lucu-lucu ngak mutu," kata dia

"Saya tahu persis Presiden kita humble, tapi kalau kebaikannya lebay terlalu dilebih-lebihkan bisa jadi muak masyarakat. Ini harus hati-hati," tambah Roy.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post