Kamis, 12 Juli 2018

Pernikahan Pria Batak Penyandang Disabilitas Ini Viral, Kisahnya Membuat Netizen Terharu Sekali



Bruniq.com - Pernikahan Fandi Barita Sitanggang (26) dengan Dame boru Siringgoringgo (22) menuai pujian dari para undangan dan masyarakat sekitar. Bahkan, kabar pernikahan mereka telah ditunggu-tunggu warga.

Pernikahan ini pantas disebut janji suci yang tidak memandang kekurangan pasangan. Fandi yang seorang pemilik warung internet (warnet)  seorang penyandang disabilitas.

Fandi yang berwajah tampan tidak memiliki tangan dan kaki sejak lahir. Sedangkan, Dame seorang gadis cantik asal Haranggaol yang normal dan tengah menempuh kuliah di Universitas Efarina.

Raut wajah Fandi terus tampak bahagia. Fandi yang sesekali bekerja sebagai petani kopi ini terus tersenyum di sebelah istri tercintanya.

Suasana menjadi haru ketika Fandi memasuki gereja dengan becak yang sudah dirancang untuk penderita disabilitas. Fandi datang dengan membonceng Dame untuk masuk ke dalam Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Kongsi Laita, Simalungun, Kamis (12/7/2018).

Seluruh warga dan orang tua kedua mempelai telah menunggu di gerbang gereja. Hampir seluruh undangan larut dalam haru kebahagiaan.

Untuk turun dari becak, Fandi juga harus digendong dan didudukkan di atas kursi roda. Seorang sahabatnya mendorong kursi roda untuk memasuki gereja.

Akhirnya, Fandi dan Dame melakukan janji suci di hadapan pendeta. Saat menandatangani surat nikah, Fandi pun dengan terampil menggenggam pena dengan tangannya yang kecil.

Sementara, Dame sepanjang proses pernikahan terus menangis bahagia. Bahkan, saat menyanyikan lagu "Karena Cinta", Dame menanahan air matanya.

Fandi mengungkapkan ini merupakan hari paling bersejarah. Ia tak menyangka Tuhan memberikan seorang perempuan normal untuknya hingga hari tua.

"Saya sangat senang sekali. Semoga kami berlanjut hingga tua dan berpisah karena maut. Pokoknya saya sangat senang sekali. Puji Tuhan,"ujar Fandi warga Desa Sondi Raya, Simalungun ini.

Fandi menjelaskan telah berpacaran dengan Dame selama satu tahun tiga bulan. Mereka bertemu, karena Dame ngekos di dekat rumahnya.

"Istri saya ini kuliah di Universitas Efarina. Saat ini juga masih kuliah. Kami sudah pacaran selama satu tahunlah. Terima kasih buat istriku yang sudah sabar selalu,"pungkasnya.



Next article Next Post
Previous article Previous Post