Kamis, 05 Juli 2018

Inilah Sindiran Ruhut Sitompul Terhadap Aksi 2019GantiPresiden di Solo, Yang Buat Neno Warisman Tersipu Malu

Loading...


Katipol.com -  Politikus Ruhut Sitompul kembali menyindir Aksi #2019GantiPresiden yang dilakukan sejumlah massa  di depan gerai martabak  Markobar milik putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming di Solo. Sindiran itu ditulis Ruhut di akun media sosialnya.

Selain menyindir aksi tersebut Ruhut juga menulis tagar #2019 Pak JKW 1 kali lagi. “Mejeng nie ye didpn Markobar Toko Martabak Putra Presiden RI ke 7 Bpk JOKOWI Gibran di Solo Seperti adonan Martabak yg Mejeng mencampur adukkan Olahraga & Politik, Faktanya Sukses Markobar krn Campuran Martabaknya yg sehat2 Mentega Susu Telor dll,” #2019 Pak JKW 1X Lagi MERDEKA," tulis Ruhut di akun twitternya Selasa (3/7/2018).

Cuitan pemeran "Si Poltak Raja Minyak" dalam sinetron 'Gerhana' ini pun direspon oleh warganet, di antara mereka ada yang setuju dengan Ruhut dan ada juga yang menyidir Ruhut.

Berikut berbagai komentar dari warganet yang terpantau NNC, Rabu (4/7/2018).

@Kusnowadi1: Yg penting bisnis anak2 presiden now gk me ngait2 dg jabatan ortunya. Bandingkan dg anak presiden sebelumnya, bisnisnya slalu dibeking istana

@tea_edhie: Mereka orang2 panik. Makin kehabisan akal.

@zulmumar: Itu hak proragatip penjilad,, yg suka berlebih2an membuat sensasi.

@WijayaAncha : Ganti presiden... Entah sapa sosok pengganti... Kasihan ni orang"... Haaaaaaa.... Salam dua periode...

@expresi_jiwa: Makanya Pak @ruhutsitompul setiap kebijakan Pemerintah itu hrus memihak pd rakyat jgn bodohi RAKYAT. THR utk PNS itu kan kekonyolan yg gak tanggung2, hrusnya THR utk rakyat miskin yg dgn susah payah cari hidup utk bayar pajak. Hasil akhirnya PNS yg makmur. #2019GantiPresiden

@DominikusSitin1: Mungkin mereka sudah bosan makan nasi bungkus/kotak bos Sekali kali boleh dong martabak Tapi siapa yg bayar ya Si anu saja lagi minta saweran untuk maju pilpres

@wisnuh1050: Sampai kapan pun dan siapapun presidennya bila sistem nya gak dirubah akan tetap begini..bila aturan Allah dikesampingkan padahal kita mayoritas Islam dan mengaku muslim tapi alergi menerapkan aturan Allah dalam bernegara..yakin kah Allah Subhana wa taala memberkahi suatu negeri?

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post