Selasa, 19 Juni 2018

Ini Respon PSI Soal SP3 Habieb Rizieq Yang Resmi Di keluarkan Oleh POLRI



Bruniq.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menghormati keputusan Polri mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus dugaan chat berkonten pornografi yang menjerat Imam Front Pembela Islam (FPI) Habib RizieqShihab.

"Kami percaya bahwa pihak kepolisian RI bersikap profesional dan mengambil keputusan bukan karena tekanan pihak manapun. Dan kami percaya bahwa pihak kepolisian RI akan bersikap profesional dalam kasus-kasus lain yang menyangkut nama besar seperti Bapak Rizieq ataupun tokoh-tokoh lainnya," kata Ketua Umum PSI Grace Natalie.
Berikut pernyataan lengkap Grace Natalie, dikutip NNC dari akun Facebooknya, Selasa (19/6/2018).

SAYA DAN PSI MENGHORMATI SEPENUHNYA LANGKAH KEPOLISIAN RI DALAM PENANGANAN KASUS BAPAK RIZIEQ SHIHAB

Saya berulangkali ditanya tentang apa sikap saya dan PSI mengenai pemberhentian penyidikan Bapak Rizieq Sihab dalam kasus dugaan chat mesum.

Sebagai warga negara yang baik, saya menghormati keputusan pihak kepolisian Indonesia. Saya percaya bahwa pihak kepolisian memiliki alasan kuat untuk mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan dalam kasus Bapak Rizieq.

Kita bisa berspekulasi macam-macam bahwa ada tekanan politik di belakang keputusan itu, tapi saya akan menghormati keputusan pihak kepolisian yang menyatakan bahwa SP3 dikeluarkan semata-mata karena sampai saat ini pihak pengupload chat tersebut belum dapat ditangkap.

Tapi di luar itu ada beberapa catatan yang menurut saya perlu dipahami oleh semua pihak.

Pertama, menurut pihak kepolisian, penghentikan penyidikan pada tahap ini tidak berarti kasus tersebut diukubur selamanya. SP3  bisa dicabut kembali bila pihak kepolisian menemukan bukti-bukti baru yang terkait dengan kasus chat tersebut.

Dalam beberapa kasus hukum sebelumnya, pembatalan SP3 pernah terjadi. Pihak kepolisian tidak menyatakan bahwa Bapak Rizieq Shihab tidak bersalah. Mereka hanya menyatakan bahwa penyidikan dihentikan karena kekurangan bukti. Jadi kalau bukti baru ditemukan, penyidikan bisa dibuka kembali.

Kedua, di luar kasus chat, ada sejumlah kasus terkait Bapak Rizieq lain yang sudah diadukan publik ke polisi. Dalam kasus-kasus ini – misalnya dugaan penistaan agama, fitnah tentang adanya logo PKI di uang kertas RI, dan sebagainya – bapak Rizieq memang belum dijadikan pihak tersangka. Namun bila nantinya Bapak Rizieq kembali ke Indonesia, kasus-kasus tersebut tentu dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan.

Dengan demikian, sikap kami tegas. Kami sepenuhnya mendukung proses penegakan hukum. Kami percaya bahwa pihak kepolisian bersikap profesional dan mengambil keputusan bukan karena tekanan pihak manapun. Dan kami percaya bahwa pihak kepolisian RI akan bersikap profesional dalam kasus-kasus lain yang menyangkut nama besar seperti Bapak Rizieq ataupun tokoh-tokoh lainnya.



Next article Next Post
Previous article Previous Post