Selasa, 15 Mei 2018

TEGAS!! Polisi Kejar 2 Guru Keluarga Pengebom..

Bruniq.com Surabaya - Ada tiga keluarga yang diduga menjadi teroris, dua di antaranya bahkan sudah beraksi mengebom tiga gereja dan kantor polisi di Surabaya. Mereka punya guru yang sama.

"Kita cari, masih dalam pengejaran oleh teman-teman kita di lapangan itu," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin, di dalam jumpa pers di Markas Polda Jawa Timur, Jl Frontage Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (15/5/2018).

Para personel kepolisian masih terus berusaha mengejar sosok guru itu. Polisi menyatakan guru teror itu tak hanya satu orang, melainkan dua orang.


"Ada dua yang saya berharap segera cepat ditangkap," kata Machfud.

Machfud bersyukur polisi bisa memetakan kelompok teror di Jawa Timur dalam waktu relatif singkat. Polisi akan mengejar jaringannya sampai lapisan atas, sampai ke guru-guru ideologi teror.


"Mudah-mudahan itu ketangkap ya. Kira-kira begitu," kata dia. 

Keluarga Dita Oprianto (48) mengebom tiga gereja di Surabaya, pada Minggu 13 Mei 2018 lalu. Keluarga Tri Murtiono (50) mengebom Polrestabes Surabaya pada Senin 14 Mei 2018 kemarin. Adapun di Sidoarjo, yakni di Rusunawa Wonocolo, ada satu keluarga terduga teroris yang diberantas polisi pada Minggu 13 Mei 2018 malam, yakni keluarga Anton yang disebut polisi sebagai anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post