Kamis, 03 Mei 2018

Tegas, Ketua DPP Partai Gerindra Ini Dukung Joko Widodo, Ini Alasannya Yang Membuat Lawan politik Jokowi Bungkam


Bruniq.com - Tidak lama lagi, masyarakat Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Meski masih setahun lagi, namun pendaftaran Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden akan dilaksanakan pada Agustus 2018. Warga se-Tanah Air pun mulai menimbang-nimbang dan  mengusung tokoh-tokoh yang dianggap dapat memberikan kesejahteraan dan membawa Indonesia 'yang sudah baik' ke arah 'yang lebih baik'.

Rakyat akan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan nasib Indonesia dalam lima tahun kedepan. Jatuhkan pilihan kepada figur yang terbaik.
Jika kita mengingat rangkaian Pilpres 2014 lalu, ada satu peristiwa yang patut diapresiasi.

Pilpres 2014, pada saat itu politisi Partai Gerindra yang menjabat Ketua Bidang Pertahanan DPP Partai Gerindra, Muhammad Harris Indra, memilih memberikan dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi).

Pilihan Harris pada saat itu, berbeda dengan partainya yang mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Haris mengatakan bahwa secara personal, ia memang dekat dengan Prabowo. Akan tetapi, untuk urusan figur terbaik, pilihannya jatuh kepada Jokowi.
Harris menegaskan bahwa ia dukungannya kepada Jokowi karena memiliki rekam jejak yang jelas. Harris melihat Jokowi sukses memimpin Solo dan berhasil membawa perubahan di DKI Jakarta.
"Memilih itu bukan karena kedekatan personal, tetapi tentang siapa yang terbaik. Jokowi sudah berbuat hal kecil saat semua orang masih bermimpi," ucap Harris kepada media di tahun 2014.

Harris mengaku telah menyampaikan sikap politiknya melalui pesan singkat (SMS) kepada sejumlah pengurus partai, termasuk Prabowo dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon beberapa hari sebelum mengungkapkan pilihannya kepada pers.

Harris pada saat itu menyatakan siap dengan segala konsekuensinya ataupun. Harris menjadi kader Gerindra sejak awal berdirinya partai tersebut.
Buktinya... pilihan Harris pada saat itu tidak salah. Presiden Jokowi mampu buktikan kinerjanya kepada semua elemen dan semua kalangan.

Dengan kerja keras dan kerja nyata, saat ini masyarakat sudah bisa merasakan Program Kerja Pemerintahan Jokowi-JK. Perlu diingatkan, wajar jika masih ada yang belum diselesaikan karena masa jabatan Jokowi masih setahun lagi. Namun hasil dari program pemerataan, pembangunan di mana-mana, keberpihakan kepada rakyat kecil, pendidikan serta kesehatan sudah dengan nyata mulai dinikmati rakyat Indonesia, baik di kota besar maupun di daerah terpencil, terbelakang dan terluar.
#2019JanganSalahPilih
Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post