Senin, 07 Mei 2018

Sandiaga Kecam Acara Senam Relawan Jokowi di Monas, Ini Sebabnya



Bruniq.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berang dengan tindakan masyarakat yang menggunakan ruang publik untuk berpolitik.
Setelah kegiatan bagi-bagi sembako di Monas, Sandi juga menyoroti adanya pihak yang melakukan kegiatan senam tetapi menggunakan atribut politik.

"Jangan dipakai buat sembako murah lagi. Jangan juga dipakai untuk senam tanpa izin pakai atribut-atribut tertentu. Tolong ini mau masuk, saya sebutnya 2018-2019 adalah tahun ekonomi pembangunan, tahun pembuka lapangan kerja dan tahun budaya. Jangan dikotori," kata Sandi saat meninjau progres revitalisasi Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5).

Sandi tidak melarang siapa pun untuk berpolitik. Namun, ada areal publik yang mengatur pelarangan kegiatan politik, seperti CFD dan Monas.

Seperti diketahui, relawan Presiden Joko Widodo menggelar senam bersama di kawasan Monas bagian Timur, Minggu (6/5) kemarin.

Mereka menggunakan kaus berwarna putih memuat gambar Jokowi. Selain itu, mereka juga membawa spanduk bergambar Jokowi bertuliskan Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat.

Sandi menegaskan, kegiatan seperti itu tidak diperbolehkan apa pun alasannya digelar di Monas.

Sandi akan memanggil Kepala Unit Pengelolaan Teknis (UPT) Monas Munjirin untuk memproses hal tersebut.

"Pokoknya kami akan garuk juga. Enggak boleh itu kayak begitu," katanya.

Sandi menambahkan, jika hal tersebut dibiarkan maka akan dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab untuk memecah belah antarwarga.

Mengenai sanksi yang akan diberikan, Sandi mengaku sudah menyiapkannya. Namun, hal tersebut tergantung hasil pemeriksaan dari penyelenggara acara tersebut.

"Tentunya ada denda, ada peringatan, ada blacklist dan kami sekarang punya kerja sama yang baik dengan kepolisian. Membantu kami untuk memastikan steril," pungkas Sandi.
Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post