Jumat, 18 Mei 2018

Sam Aliano: Saya Akan Tutup Kantor YouTube 1 Jam Setelah Dilantik sebagai Presiden


Bruniq.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano, mengaku akan menutup kantor YouTube Indonesia seandainya terpilih menjadi Presiden RI.

Pernyataan tersebut dilatarbelakangi oleh aksi teroris yang belajar membuat bom melalui video di YouTube.

“Apalagi mereka belajar buat bom lewat YouTube. YouTube memfasilitasi orang-orang teroris bikin bom dan itu sangat berbahaya,” kata Sam dalam konferensi pers di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

“Perusahaan itu memfasilitasi untuk teroris membikin bom untuk serang kita. Saya enggak akan diam. Saya akan laporkan ke Bareskrikm Polri,” lanjutnya.

“Saya berjanji ini, saya akan tutup kantor mereka satu jam setelah saya pelantikan Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

Sam Aliano juga siap melawan terorisme di Indonesia meskipun nyawa taruhannya.

“Saya enggak akan diam, saya akan lawan mereka ini di manapun demi rakyat. Saya ini bela rakyat, rakyat itu mahkota saya, harga diri saya, kepolisian kebanggaan saya, saya siap mati, rela mati,” ujarnya.

Belum lama ini pengusaha keturunan Turki itu juga sempat membuat heboh dengan sayembara soal memburu teroris.

Dia mengaku berani memberikan hadiah berupa uang sebesar Rp 1 Miliar kepada siapa saja yang mampu mendapatkan otak para teroris dengan melaporkannya kepada pihak Kepolisian.

“Saya ingin otak teroris digantung di Monas. Saya akan berikan Rp 1 miliar hadiah kepada warga yang bisa menyerahkan otak teroris kepada pihak kepolisian 1×24 jam.” katanya kepada wartawan di kawasan Tanah Abang, Senin (14/5/2018) malam.

“Saya harap segera tangkap sebelum otak teroris kabur ke luar negeri,” lanjutnya.


Next article Next Post
Previous article Previous Post