Jumat, 04 Mei 2018

Mahfud MD Sebuat Ia Sudah Tahu Siapa Cawapres Pilihan Jokowi, Siapa Ya ?


Bruniq.com - Dukungan untuk mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Indonesia, Mahfud MD, menjadi calon wakil presiden (Cawapres) terus bergulir.

Tak hanya dari politikus, tapi juga dari netizen.

Seperti pemilik akun Twitter @_ikaha, misalnya. Pada Kamis (3/5/2018), dia mengungkapkan keinginannya agar Mahfud MD bersedia menjadi cawapres.

“Saya juga ingin bukti Prof….ayo maju sbg Cawapres,” tulis akun @_ikaha.

Mahfud MD pun menanggapi kicauan dengan mengatakan bahwa dirinya tak akan maju menjadi Cawapres. Alasannya, lantaran dia mengaku sudah tahu siapa Cawapres yang sudah dipilih.

“Tidak akan maju. Saya sudah tahu Cawapres-nya,” ujarnya.

Selain itu, kalaupun dirinya ingin menjadi Cawapres, dia tak akan mengumbar omongan. Bagi Mahfud MD, menjaga intergritas adalah sesuatu hal yang lebih penting daripada menjadi seorang Cawapres.

“Kalau saya ingin jadi Cawapres tentu saya tak bicara blak-blakan agar disenangi oleh semua pihak. Bagi saya bicara benar dan menjaga integritas itu lebih mahal daripada jabatan Wapres,” lanjut dia.

Menurut Mahfud, terlalu banyak tantangan di negara ini. Dia tak ingin mempertaruhkan nasib bangsa Indonesia di tangannya.

Mahfud menyerahkan para elit politik dan partai politik untuk menentukan siapa capres dan cawapres yang cocok diusung di Pemilihan Presiden 2019.

“Tantangan bagi negara ini ke depan berat. Saya tak ingin dan tak berani mempertaruhkan nasib bangsa dan negara di tangan saya. Biar parpol-parpol dan Capres mencari Cawapresnya. Saya tak mau menawarkan diri,” pungkasnya.

Pernyataan ini Mahfud sampaikan sebagai jawaban atas cuitan akun @romanadmiral yang meengatakan: “Sebetulnya saya setuju Prof jadi Cawapres JKW (Jokowi). Kelak setelah JKW 2 periode lalu Pak Mahfud yang melanjutkan.”

Mahfud MD menjadi salah satu figur yang digadang-gadang akan mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pilpres 2019 mendatang.

Selain Mahfud, nama lain yang masuk daftar Cawapres Jokowi adalah Muhaimin Iskandar, Menteri Susi Pudjiastuti dan Menteri Sri Mulyani.
Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post