Jumat, 25 Mei 2018

Ketika Spanduk 'Tolak Penggelap Dana Partai' Terbentang di DPW PKS Sulsel

Loading...
Bruniq.com Makassar - Beberapa spanduk penolakan kepengurusan baru terpasang di kantor di kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel. Para kader PKS meminta adanya penjelasan resmi dari DPP PKS soal perombakan itu.

Spanduk ini sempat terpasang di kantor DPW Sulsel, Makassar, sejak beberapa hari terakhir. Salah satu bunyi dalam spanduk itu "Menolak Kepengurusan DPTW Baru Berkasus Penggelapan Dana Partai". Spanduk lainnya berbunyi "Pak Malla dan Bu Rahmi kembalikan Uang Partai".

Kabid Humas PKS Sulsel E.Z. Muttaqien Yunus, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (25/5/2018), membenarkan adanya spanduk itu. Dia mengatakan pesan dari spanduk itu sebenarnya meminta penjelasan alasan perombakan kepengurusan DPW PKS Sulsel.

"Pada dasarnya sebagai kader, kami siap untuk diganti dan ditempatkan di mana saja. Dalam proses pergantian itu, biasanya ada penjelasan apa yang menjadi dasar dari pergantian tersebut dan telah diobrolkan sebelumnya dengan orang-orang yang akan diganti," kata Muttaqien.

Menurutnya, beberapa waktu lalu Kawilda baru memang pernah memanggil DPTW dan BPH, namun dirinya baru mengetahui adanya perombakan pengurus ketika berada di Lampung.

"Dikonfirmasi oleh rekan-rekan media yang melihat ada surat berisi nama-nama pengurus baru yang beredar. Ini yang menjadi pertanyaan di kader dan pengurus, apa dasar pergantiannya? Kenapa pemberitahuan malah diperoleh dari media, bukan penyampaian langsung," sambungnya.

Yang disayangkannya, komposisi nama-nama yang diganti memiliki track record dan kerja yang baik.

"Orang-orang yang selama ini memiliki track record dan kinerja baik disingkirkan, sementara di daftar nama tersebut, ada beberapa nama yang sedang dalam proses Dewan Syariah Pusat terkait penggelapan dana partai," jelasnya.

Muttaqien juga enggan mengatakan secara gamblang bahwa pergantian kepengurusan baru DPW PKS Sulsel terkait soal isu bersih-bersih jaringan Anies Matta.

"Saya tidak paham soal itu, karena sampai saat ini belum ada penjelasan dari DPP apa dasar pergantiannya. Tetapi orang-orang yang disingkirkan ini memang cukup aktif dalam kegiatan sosialisasi Anies Matta," katanya.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post