Rabu, 11 April 2018

Wah... Menteri Susi Mengaku Siap Jadi Cawapres Jokowi, Asalkan ...


Bruniq.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bersedia jadi Calon Wakil Presiden, selama bisa independen, dinilai dengan logis dan akal sehat. Jawaban itu tegas keluar darinya ketika ditanya Ira Koesno dalam Minister Live! Series, program kerja sama antara Facebook dan Tirto.ID, hari ini, 2 April. Sebelumnya, Ira sempat bertanya pendapat Susi tentang syarat pendidikan terakhir untuk jadi Wakil Presiden yang harus punya ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Saya pikir untuk sebuah negara besar, certain standard should be in place (standar tertentu seharusnya ada). Tetapi it should also away to go around (harusnya bisa disesuaikan juga), saat seseorang bisa membuktikan dirinya tanpa ijazah SMA, misalnya. Dan dengan kompetensi juga harusnya lebih bisa,” ungkap Susi dengan bahasa Inggris.

Susi sendiri hanya mengantongi ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia tak meneruskan sekolahnya di SMA 1 Yogyakarta pada saat duduk di kelas 2, karena aktif dalam gerakan golongan putih (Golput) pada era 1980an.


Ketika Ira mencontohkan pemberian gelar Doktor Honoris Causa sebagai syarat tambahan, Susi menyahut, “Harusnya itu juga termasuk,” masih dalam bahasa Inggris.

Susi memang punya gelar Doktor Honoris Causa di Bidang Kelautan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Gelar itu diterimanya pada 10 November 2017 lalu. Tak cuma satu, sebelumnya, pada Desember 2016, ia juga mendapatkan gelar yang sama dari Universitas Diponegoro. Susi mendapat penghargaan yang sama dalam bidang kebijakan, pembangunan, kelautan, dan perikanan.

Namun, sejauh ini Susi sendiri belum mendeklarasikan diri secara resmi sebagai cawapres. Pun belum ada partai yang mendeklarasikan pemilik Susi Air ini sebagai calon andalan mereka di Pemilu Pilpres mendatang.

Minister Live! Series sendiri adalah program kerja sama antara Facebook dan Tirto.ID yang dapat ditonton langsung lewat fans page Tirto di Facebook. Dalam edisi pertamanya ini, Tirto sengaja mengundang Menteri Susi dalam rangka menyambut Hari Kartini, 21 April nanti.



Next article Next Post
Previous article Previous Post