Selasa, 24 April 2018

Partai Demokrat : Penjegalan dengan Cara Kotor

Bruniq.com Jakarta - PKB mewacanakan pemajuan batas pendaftaran calon presiden 2019. Partai Demokrat menilai wacana itu melawan akal sehat dan merupakan cara-cara kotor.


"Terkait dengan beberapa isu yang belakangan ini berembus tentang polemik revisi PKPU 5/2018 yang dipolemikkan membawa implikasi politik dalam Pencalonan di Pilpres, itu adalah keluar dari nalar sehat dan logika politik," kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/4/2018).

Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) telah menetapkan tahapan Pemilu secara utuh. Maka menurut Didik, sudah seharusnya aturan itu dijalankan.


Dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2018, masa pendaftaran calon presiden dan wakil presiden ditetapkan pada 4 sampa 10 Agustus 2018. Juga, pada Undang-Undang Pemilu Pasal 226 ayat (4), masa pendaftaran capres-cawapres paling lama adalah delapan bulan sebelum pemungutan suara. Ada pula Pasal 235 Undang-Undang itu mengatur bahwa KPU akan menetapkan dan mengumumkan pasangan calon yang memenuhi syarat.

Wacana bisa menjegal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menang tengah didorong Demokrat maju di Pilpres 2019. Bila deadline pendaftaran menjadi tanggal 3 Agustus, AHY tak bisa memenuhi syarat. Sebab dia baru akan berusia 40 tahun pada 10 Agustus 2018.

"Jadi sangat clear dan sangat jelas, apabila tujuan isu itu untuk membatasi hak warga negara untuk mencalonkan diri sebagai Presiden/Wapres karena batas usia 40 tahun belum terpenuhi saat pendaftaran bakal paslon, adalah salah alamat," ujar Didik.


Aturan soal batas minimal capres/cawapres ada di Pasal 169 UU Pemilu. Didik menyebut UU tidak boleh dipolitisir untuk kepentingan apapun untuk menggagalkan bakal calon melaju ke arena Pilpres.

"Mencoba menjegal dan menjatuhkan lawan dengan cara-cara yang tidak bertanggung jawab adalah cara-cara kotor dalam menegakkan demokrasi. Hal demikian tidak layak mendapat tempat di negeri yang menjunjung tinggi demokrasi seperti Indonesia," tutur anggota Komisi III DPR itu.

PKB Usul Deadline Capres Maju, F-PD: Penjegalan dengan Cara KotorFoto: Tsarina Maharani/detikcom

Isu pemajuan deadline pendaftaran capres ini diembuskan oleh Ketua DPP PKB Lukman Edy. Lukman berharap KPU bisa mengubah PKPU soal jadwal pendaftaran itu.

Alasan Lukman mengganti jadwal pendaftaran capres adalah melanggar UU Pemilu. Bila KPU bergeming, Cagub Riau tersebut mengusulkan agar PKPU yang dimaksud segera diujimaterikan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebagaimana diketahui, Partai Demokrat punya sosok yang sering dibicarakan terkait pencapresan, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY saat ini berusia 39 tahun. Pada 10 Agustus 2018, AHY baru akan berumur 40 tahun. Jika deadline pencapresan tak diubah, AHY bisa maju di Pilpres 2019. 


Next article Next Post
Previous article Previous Post