Kamis, 26 April 2018

Heboh, Mardani Ali Sera Dukung 100 Persen Politik Masuk Masjid

Loading...

Bruniq.com - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menegaskan bahwa politik tidak bisa dipisahkan dari Islam dan masjid.

“Politik itu bagian dari Islam. Masjid di zaman Nabi SAW bukan cuma pusat ibadah. Tapi pusat peradaban. Justru jamaah masjid mesti faham politik agar dapat menjaga negeri ini,” kata Mardani di Gedung DPR RI, Selasa (17/4).

Kendati demikian, Penggagas seruan #2019GantiPresiden itu sepakat jika masjid tidak dijadikan tempat untuk berkampanye atau pertarungan politik praktis.

“Kampanye di masjid memang baiknya dilarang. Jadi laksanakan politik yang makro, tidak kampanye, yang menjelaskan tentang hak dan kewajiban warga negara,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Sekjen Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Dia menegaskan bahwa politik tak bisa dipisahkan dari agama.

“Di masa Rasulullah, masjid jadi pusat semua kegiatan, politik hingga strategi perang,” kata Munarman, Kamis (19/4/2018).

Munarman mencontohkan rapat yang digelar Nabi Muhammad SAW untuk mengirimkan pasukan dan utusan ke kaisar Romawi dan kaisar Persia, untuk menyebarkan Islam ke seluruh dunia.

“Jadi bila ada yang memisahkan masjid dari politik, itu artinya melakukan sekulerisasi dan meneruskan ajaran Snouck Hurgronje, yaitu memisahkan islam dari politik dan kehidupan,” ujarnya.

Munarman menambahkan, Islam bukan sekadar agama yang cuma mengatur urusan ibadah semata.

“Karena Islam mengajarkan seluruh sendi kehidupan. Menuju rahmatan lil alamin,” ujarnya. “Jadi bagi saya seruan itu aneh bila menjauhkan mesjid dari politik.”

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen Pol Syafruddin, meminta elite politik untuk tidak menggunakan masjid sebagai tempat berpolitik.

”Jangan lah. Politik jangan dibawa ke masjid,” ucapnya dalam acara deklarasi Indonesian Islamic Youth Economic Forum(ISYEF) di Perpustakaan Nasional di Jakarta, Minggu (15/4).

Menurutnya, mencampuradukkan agama dengan politik praktis bisa memicu kerawanan sosial. Meski demikian, DMI juga harus mengambil peran dalam setiap persoalan yang ada di masyarakat.

”Pokoknya Dewan Masjid jadi fasilitator semua masalah,” ujarnya.

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post