Jumat, 30 Maret 2018

Inilah Pesan Pendiri PA 212 Ingatkan Habib Rizieq Agar Berani Pulang Dan Hadapi Proses Hukum


Bruniq.com - Salah satu pendiri Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf mengatakan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebaiknya segera kembali ke Indonesia untuk menghadapi berbagai kasus yang menjeratnya.

Menurut Faizal, lewat pengadilan, Habib Rizieq akan mendapat kepastian hukum seperti yang dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di kasus penistaan agama.

Hal itu disampaikan Faizal setelah Ahok menempuh semua jalur hukum hingga tingkat upaya peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA), untuk mencari keadilan atas vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"MA sudah menolak PK Ahok, keputusan tersebut harus dihargai oleh semua pihak. Makanya kasus Rizieq juga perlu masuk ke jalur pengadilan, biar mendapatkan kepastian hukum," kata Faizal kepada NNC, Kamis (29/3/2018).

Lewat pengadilan, disebut Faizal, Habib Rizieq dapat membuktikan bahwa selama ini tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak benar.

"Sehingga kasusnya tidak berlarut-larut, digoreng oleh fitnah dan kepentingan politik," ujarnya.

Ditambahkan Ketua Progres 98 ini, jika Habib Rizieq merasa benar, maka tak perlu takut akan ketidakadilan di mata hukum. Apalagi, dengan ditolaknya PK Ahok oleh MA, membuktikan bahwa hukum di Indonesia tidak tebang pilih.

"Keputusan hakim atas kasus PK Ahok memberi harapan besar bagi Rizieq untuk masuk ke jalur hukum, sebab sudah terbukti pengadilan berdiri secara mandiri dan tidak tebang pilih. Islam mengajarkan umatnya tidak takut bila bersikap benar," jelasnya.

"Kami percaya Rizieq tidak bersalah, tapi hal itu perlu dibuktikan melalui lembaga penegak hukum. Agar semua tuduhan dapat diluruskan sesuai fakta yang tersedia, bukan atas dasar asumsi dan opini," ucap dia.

Sebaliknya, jika itu tidak dilakukan, lanjut Faizal, membuat publik percaya akan tuduhan yang dialamatkan kepada Habib Rizieq. Dan itu semakin membuka ruang fitnah bagi pihak-pihak yang tidak menyukai Habib Rizieq.

"Itu solusinya (jalani proses hukum)! Habib Rizieq takut hadapi pengadilan, tentu sikap itu akan membuat publik percaya pada dugaan skandal chat mesum," jelas Faizal.

"Sikap demikian sangat naif dan tentu memberi ruang fitnah yang berlarut-larut bagi pihak yang ingin merusak kehormatan dan nama baik Rizieq. Jadi sebaiknya legowo, datang dan patuh pada proses hukum," tutup Faizal.


Next article Next Post
Previous article Previous Post