Rabu, 07 Maret 2018

Akhirnya 5 Pelaku Perampokan & Pembunuhan Justinus Sinaga Ditangkap Polisi, 3 Ditembak di Bagian Kaki

Bruniq.com- Lima terduga pelaku perampokan dan pembunuhan sopir taksi online Justinus Sinaga berhasil ditangkap polisi, Selasa (6/3/2018).


Kelima terduga pelaku ini antara lain, MA (40) yang berperan sebagai otak dan eksekutor pembunuhan, AN (20), N (30), KM (40), dan LH (27). Sedangkan dua terduga pelaku lagi masih dalam pengejaran polisi.
Tiga orang dari lima terduga pelaku yang sudah ditangkap, terpaksa ditembak polisi.
Ketiga pelaku ditembak di bagian kaki lantaran melawan saat akan ditangkap polisi.
Empat pelaku ditangkap di daerah Cipinang Gading, Kota Bogor.

"Jumlah pelaku ada tujuh. Dua lagi masih dalam pengejaran," kata Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana. 
Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas di Bogor, Alami Luka Lebam di Wajah dan Tangan Terikat
Almarhum Justinus Sinaga (Facebook.com)
Awalnya, polisi melakukan penyelidikan dan menemukan mobil korban Toyota Avanza warna hitam Nopol B 1992 EKN.


Mobil tersebut ternyata sudah dijual pelaku ke seorang penadah dan ditangkap oleh jajaran Polsek Subang Kota.
Melansir TribunnewsBogor, dari penemuan mobil ini polisi kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap lima dari tujuh terduga pelaku.
Salah seorang terduga pelaku berinisial AS dibekuk saat bertransaksi dengan mobil hasil curiannya di kawasan Subang, Jawa Barat.
Foto Girsang Mansin Sinaga.
Penemuan Jasad Justinus Sinaga (Facebook.com)
Awalnya, AS diringkus atas kasus penipuan mobil rental dengan korbannya, pemilik rumah makan di wilayah Pancoran Mas, Depok.


Dari pemeriksaan lebih lanjut, AS diduga terlibat dalam pencurian dan pembunuhan sopir taksi online di Gunung Salak, Jawa Barat.


 Belakangan diketahui, AS juga pernah terlibat sederet kasus kriminal.


Sebelumnya, seorang sopir taksi online bernama Justinus Sinaga (41 tahun) ditemukan tewas di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, tepatnya di pinggir Jalan Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Senin (5/3/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.


Peristiwa ditemukannya jasad Justinus Sinaga ini turut diposting akun facebook Girsang Mansin Sinaga.
Postingannya pun sudah di bagikan 870 kali dan dibanjiri komentar keprihatinan hingga turut duka cita dari netizen.


"Merinding bgt lihatnya..walaupun tak kenal tapi hatiku tersayat lihat pembunuhan ini..betapa kejam yg melakukan ini.semoga saja tertangkap..Tuhan trimalah bapak ino disisiMu.ampuni dosanya Tuhan..biarlah bapak ini tenang bersama Tuhan... Sedih rasanya lht kasus ini..betapa jahatnya yg melakukan ini.padahal bp ini kelihatan org baik dan jujur tp kenapa dan kenapa....Tuhan memberikan penghiburan buat keluarga," tulis Bunga Manizhe Damanik.


"Turut berduka cita...Semoga pelakunya mendapatkan hukuman yg setimpal...
Bila perlu di tembak mati aja," tulis Senida Nainggolan.


"Ya Tuhan berantas orangx penjahat kua gitu ....klu ketangkap hukum mati jngn sekaligus perlahanx biar penjahat itu sktnya lama. Semoga keluarga yg ditinggal nya tabah dan sabar...ya alloh," tulis Yana Supriatna.
Awalnya Justinus Sinaga, warga Jalan Beji Pladen RT/ RW 07/14 No 90 Kelurahan/Kecamatan Beji, Kota Depok itu mendapat orderan untuk mengantar 3 orang penumpang ke kawasan Bogor.


Titik penjemputan di Holland Bakery, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor. Penumpang ini memiliki tujuan ke Gunung Salak Endah Kecamatan Pamijahan.


Namun, setelah pergi mengantar, hingga pukul 01.00 dini hari, Minggu (4/3/2018) Justinus tak kembali dan tidak bisa dihubungi.


Akhirnya, pihak keluarga membuat laporan orang hilang di Polsek Cibungbulang.
Foto Girsang Mansin Sinaga.
Mobil Justinus Sinaga (Facebook.com)
Selang sehari, jasad Justinus baru bisa ditemukan pada Senin (5/3/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. 
Pengakuan dari para terduga pelaku yang ditangkap polisi, pembunuhan terhadap korban berlangsung Sabtu (3/3/2018) sekitar pukul 01.00 WIB 
Pelaku pembunuhan sopir taksi daring di Bogor yang ditembak oleh polisi.
Pelaku pembunuhan sopir taksi daring di Bogor yang ditembak oleh polisi. |Foto: Dok.Polres Bogor
"Modusnya pelaku memesan taksi online kemudian mereka membunuh korban dengan cara dijerat lehernya dan dipukul denga batu. Mayatnya kemudian dibuang," kata Kombes Pol Umar Surya Fana.


Jenazah korban, kata Umar, ditemukan dengan posisi tangan teringan ke belakang dan mulut serta mata dilakban. Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan warga ke polisi.


Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan ada pelaku lain dalam kasus tersebut. 
Keluarga Histeris
Sopir Taksi Online yang Tewas Sempat Balik ke Siantar Penuhi Janji Bertemu Adiknya
Maria Magdalena Sinaga menjerit histeris memanggil Justinus, adiknya yang meninggal sebagai sopir taksi online di Bogor, Selasa (6/3/2018). 

Jasad Justinus Sinaga telah disemayamkan di kampung halamannya di Jalan Bahlias, Lotong VIII, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Sumatera Utara, Selasa (6/3/2018).


Kakak kandung Justinus, Maria Magdalena Sinaga tak dapat menahan air matanya.
Lebih dua jam dia duduk di aspal menanti kedatangan jenazah adiknya dari enam bersaudara. 
Maria menceritakan, Justinus telah lama merantau ke Bogor sejak setahun taman STM.


Justinus, penuturan Maria, memiliki pergaulan yang baik dan dikenal ramah dengan rekan-rekan sekampungnya.
"Sudah lama adikku ini merantau. Sejak tamat STM sempat menganggur setahun, setelah itu lah merantau dia ke sana. Baik kali ini orangnya, ramah dia sama kawan-kawannya. Gak pernah ribut di kampung ini," kata Maria anak pertama dari enam bersaudara ini.


Kata Maria, bulan Februari 2018 silam Justinus sempat balik memenuhi janji kepada adik mereka yang sakit. Di saat itu juga Justinus bereuni dengan rekan-rekan lainnya. 


"Baru lagi balik dia ini sebulan kemarin. Ada adik yang sakit makanya dia janji datang melihat. Dibilangnya jangan pula sampai datang pas sudah meninggal, makanya dia pulang janji sama mamak dan kami semua," ungkap Maria.(*)


Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post