Jumat, 23 Februari 2018

Terungkap!! Pemprov DKI Pernah Nyuekin Polisi Sebelum Gubernur Anies Dilaporkan Pidana. Ini...

Bruniq.com- LSM Cyber Indonesia melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya, Kamis (22/2/2018). 
Anies dilaporkan terkait tindak pidana menutup Jalan Jatibaru Raya di Tanahabang, Jakarta Pusat. 
Penutupan jalan bertujuan untuk menata kawasan Tanahabang di Jakarta Pusat. 

Salah satu dasar pelaporan LSM Cyber Media adalah rekomendasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang pernah disampaikan ke Pemprov DKI.  
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengirimkan rekomendasi terkait penataan Tanahabang kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak akhir Januari 2018.
Rekomendasinya terkait penggunaan Jalan Jatibaru yang berubah fungsi menjadi tempat berjualan pedagang kaki lima.
Dari 6 rekomendasi yang dikirim polisi, satu yang  paling penting adalah meminta Jalan Jatibaru dibuka kembali. 
Tapi tak pernah ada jawaban dari Pemprov DKI yang kini dipimpin Gubernur Anies Baswedan terkait surat rekomendasi tersebut.
"Mohon ditanya sama rekan-rekan wartawan (ke Anies). Mungkin informasi ini tidak sampai ke beliau, tolong disampaikan. Boleh mohon dibantu mungkin perlu diingatkan lagi," kata Halim di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2/2018).
Halim meminta Anies melibatkan polisi dalam merumuskan kebijakan.
Apalagi kebijakannya terkait dengan pengaturan lalu lintas dan juga penggunaan jalan yang merupakan ranah Ditlantas Polda Metro Jaya.
"Itu kan dalam perencanaan sesuai Pasal 93 dan Pasal 94 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Polri harus diajak (dilibatkan) karena izinnya ada di kepolisian," ujar Halim.
Tak dipenuhi
Ketika itu Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko yang menjawab masalah rekomendasi itu.
Sigit mengatakan pengaturan Jalan Jatibaru saat ini hanya kebijakan sementara. Jalan itu tidak akan ditutup selamanya.
Sigit mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sedang menyiapkan grand design penataan Tanah Abang. Nantinya Tanah Abang akan menjadi kawasan transit oriented development (TOD).
Pada penataan jangka menengah, skybridge akan dibangun di kawasan itu.
Rencananya pedagang yang semula berjualan di ruas Jalan Jatibaru bisa dipindahkan ke skybridge itu.
Rekayasa lalu lintas di Jalan Jatibaru akan berlangsung sampai semua infrastruktur terbangun.
Baca: Ketua DPRD Minta Anies-Sandi Batalkan Penataan Tanah Abang
Oleh karena itu, kata Sigit, rekomendasi polisi terkait Jalan Jatibaru belum bisa dipenuhi saat ini.
"Belum bisa dipenuhi keseluruhan, tapi ada istilahnya catatan-catatan lah secara tahapan dikerjakan," ujar Sigit.
Sampai hari ini, pengaturan Jalan Jatibaru masih seperti biasa. Satu ruas jalan ditutup untuk tempat berdagang PKL dari pukul 08.00 sampai 18.00.
Satu ruas lain digunakan bergantian oleh bus Tanah Abang Explorer dan angkot.
Kini belum sempat Dishub DKI bereaksi, Gubernur Anies Baswedan sudah dilaporkan pidana ke Polda Metro Jaya.



Next article Next Post
Previous article Previous Post