Senin, 08 Januari 2018

Dosen Ini Sebut Dugaan Gugatan Cerai Ahok ke Vero Hanya Tipuan Belaka untuk Sebuah Rencana Besar Ini


Bruniq.com - Kabar mengenai gugatan cerai yang dilayangkan mantan Gubernur DKI, Basuki T Purnama (Ahok) ke istrinya, Veronica Tan, menimbulkan sejumlah pertanyaan yang sampai sekarang belum terjawab.

Kabar tersebut mulai menyeruak setelah beredar surat gugatan cerai yang ditandatangani Ahok.

Setelah pihak pengacara Ahok memastikan bahwa surat gugatan tersebut benar adanya, publik masih bertanya-tanya apa alasan terdakwa kasus penodaan agama itu menggugat cerai istrinya.
Padahal, selama ini tidak pernah ada kabar buruk terkait rumah tangganya. Ahok dan Veronica beserta anak-anaknya selalu tampak harmonis. Bahkan, pada Natal kemarin, mereka sempat merayakan bersama di Mako Brimob, tempat Ahok ditahan.

Hal itulah yang membuat publik masih belum mempercayai sepenuhnya kabar tersebut.

DR Ma’mun Murod Al-Barbasy, Dosen Uhamka, Jakarta, bahkan menduga gugatan cerai yang diajukan Ahok ke istrinya hanyalah setting-an, dan ada rencana besar di baliknya, sebagaimana yang dia ungkapkan lewat tulisan di Republika, Senin (08/01/2018).

Ma’mun mendasari pemikirannya tersebut dari kondisi rumah tangga Ahok selama ini yang dianggap tidak pernah ada masalah serius.

Selain itu, kata Ma’mun perceraian bukan lah perkara remeh dalam ajaran agama.

Menurut Ma’mun, dalam teologi Katolik maupun Kristen, perkawinan itu bersifat abadi hingga maut menjemput. Prinsip perkawinan ini setidaknya tergambar dalam “perjanjian perkawinan” dalam Katolik maupun Kristen. Karena prinsip perkawinan yang demikian, perceraian dalam perkawinan adalah hal yang tidak dibenarkan dalam Katolik maupun Kristen.

Ma’mun pun mengaku kaget setelah membaca berita terkait gugatan curai Ahok terhadap istrinya. Dia bertanya-tanya, bukankah Ahok beragama Kristen yang taat yang tidak membenarkan adanya perceraian? Mengapa tiba-tiba ada berita terkait gugatan cerai dari Ahok terhadap istrinya.

Karena prinsip perkawinan dalam Kristen itulah kenapa Ma’mun awalnya sama sekali tidak percaya berita mengenai gugatan cerai tersebut.

Namun setelah membaca beberapa berita di sejumlah media, Ma’mun mulai percaya bahwa gugatan cerai tersebut tampaknya benar adanya.

Kendati demikian, Ma’mun juga tidak serta-merta percaya bahwa gugatan cerai tersebut lazim sebagaimana gugatan perceraian lainnya karena misalnya sudah tidak ada kecocokan dalam rumah tangga. Sebab, dia menilai, sebagai publik figur selama ini tak ada satu pun berita yang mengekspos cerita buruk terkait perkawinan atau suasana kehidupan keluarga Ahok yang dapat menjadi picu perceraian.

Berbekal dari pengalaman selama proses Pilkada Jakarta, Ma’mun menduga bahwa kalau lah benar adanya, gugatan cerai ini tak lebih hanya tipu-tipu belaka yang mencoba dilakukan Ahok untuk sebuah rencana besar.



Next article Next Post
Previous article Previous Post