Selasa, 12 Desember 2017

TELAK!! Komentar Warga Menyikapi Banjir Jakarta Hari Ini. Sampai Sebut Ketidak Mampuan Gubernur....


Bruniq.com -Macet, pulang kerja dan gerimis yang tidak kunjung henti, perasaan Masrur Ardi Surahmat (35) warga PerumahanPuri Nirwana II Blok AX RT 06/05 Cibinong, Kabupaten Bogor bercampur aduk.

Bukan hanya lelah dengan rutinitas seharian bekerja, pria lajang itu meragukan diri ketika memandang padatnya Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan petang ini, Senin (11/12/2017).

Walau genangan yang dilihatnya pada siang hari kini berangsur surut, dirinya mengaku enggan melangkahkan kakinya pulang.

Sembari menikmati segelas kopi hangat bersama sejumlah pegawai di Koplek perkantoran Patra Kuningan lainnya, mereka sepakat untuk pulang malam.

"Iya banjirnya udah surut, tapi noh macetnya sekarang yang belom surut. Kalau bawa joran enak nih bisa sembari mancing," sindirnya sembari menunjuk saluran penghubung di belakang gedung perkantoran.

Host channel Youtube situkangmancing itu justru berkelakar soal banjir di Ibu Kota.
Menurutnya, banjir justru membawa berkah, sebab perairan Jakarta yang kotor dan tercemar akan kembali hidup dengan bergantinya air hujan yang sebelumnya menggenang.
"Jadi yang kotor pasti kesapu, ganti air lagi sama yang baru. Nah, binatang air, termasuk ikan juga jadi idup. Ikan-ikan asli Jakarta yang langka kayak betok atau tawes bisa ada lagi, ke bawa dari Bogor sampai sini," ungkapnya tersenyum.

Namun berbeda dengan Ardi, lini media sosial sepanjang siang hingga malam masih berkutat dengan ungkapan kecewa dan keluhan banjir yang dirasakan warga.

Bencana banjir hingga pohon tumbang yang terjadi di sejumlah wilayah Ibukkota juga selalu dikorelasikan dengan ketidakmampuan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Uno memimpin DKI Jakarta.

Seperti halnya chris‏ lewat akun twitternya, @ch4nNeLL yang menyindir keras soal banjir yang melanda hampir di seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12/2017).

Dirinya menyebut banjir disengaja dibuat anies sebagai wahana air atau waterboom.
"Anis bikin waterboom #banjir," tulisnya nyinyir lewat status yang dapat diakses lewat tautan https://twitter.com/ch4nNeLL/status/940153437492150272.

Pompa tak berfungsi
Anies Rasyid Baswedan diketahui meninjau Rumah Pompa Dukuh Atas secara langsung pada Senin (11/12/2017) siang.
Dalam inspeksinya, diketahui penyebab tergenangnya terowongan Dukuh Atas hingga sedalam satu meter disebabkan tidak beroperasinya empat dari enam pompa yang tersedia.

Dirinya mengaku sangat menyayangkan hal tersebut, terlebih berdasarkan laporan petugas jaga Rumah pompa Dukuh Atas, kerusakan empat buah pompa telah dilaporkan pada tanggal 22 Oktober 2017 lalu.

"Bapak dan Ibu yth, Saya mendatangi Underpass Dukuh Atas yg tadi dilaporkan ada genangan air hingga diatas 1 meter. Petugas di Rumah Pompa melaporkan terdapat 6 Pompa. Tapi hanya 2 pompa yang bekerja. 4 pompa lainnya tidak bisa berfungsi karena ada masalah. Petugas tersebut telah lapor pada tanggal 22 Oktober (tepat 8 minggu yang lalu) dan tidak ada tindak lanjut. Ini TIDAK BISA DITOLERIR !," tegasnya dalam siaran tertulis pada Senin (11/12/2017).

"Saya barusan telepon Pak Kadinas Bina Marga instruksikan penanggung jawab ditegur keras dan diberi sanksi. Saya minta laporan soal ini dan soal sanksinya. Melakui pesan ini, saya intruksikan ulang kepada semua pimpinan dan jajaran, periksa seluruh infrastuktur pengendalian air agar tidak terjadi banjir. Perbaiki sesegera mungkin jika ada masalah. Jangan pernah ada pembiaran. Ingat pesan operasi Siaga Ibukota: Siap, TANGGAP, dan galang ! Harap dicamkan dan dilaksakan ! Salam, Anies Baswedan," tulisnya lagi.



Next article Next Post
Previous article Previous Post