Senin, 11 Desember 2017

Membanggakan!! Disaat Hater Teriak Cebong Cebong, Jokowi Akhirnya Sukses Bawa Indonesia Sejajar Dengan Negara Lain

Bruniq.com - Setelah 70 tahun merdeka, Indonesia akhirnya dapat menempatkan dirinya sejajar dengan sedikit beberapa negara maju di Asia bahkan dunia dalam hal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

Puluhan tiang berwarna putih berjajar di punggung pebukitan Desa Mattirotasi dan Desa Lainungan, Watangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Tiang2 itu begitu menonjol, berukuran raksasa: tingginya 80 meter.

Inilah tiang2 kincir angin raksasa Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) pertama di Indonesia.

Di perbukitan itu sedang dibangun 30 kincir angin yang masing-masing menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 megawatt, atau 75 MW untuk 30 turbin.

Dibangun sejak bulan April 2016 oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi dengan investasi senilai USD150 juta. PLTB ini nantinya akan beroperasi secara komersial.

Bila telah rampung tahun depan, PLTB Sidrap sanggup mengalirkan listrik ke sekitar 80.000 rumah tangga pelanggan 900 VA.

Selain PLTB Sidrap, juga tengah membangun PLTB Jeneponto, juga di Sulawesi Selatan yang melibatkan investor dari Denmark.

Demikian penjelasan pak Presiden di akun FB beliau.

Sudah terang bahwa bpk Presiden telah bekerja dengan amat keras untuk mengejar ketertinggalan bangsa kita untuk sejajar dengan negara2 lain.

Jadi saya heran dengan kaum pecundang yang hobinya cuma nyinyir, demo, fitnah.

Bisakah fitnah merubah sesuatu? Tanya sama Amien Rais, sudah berapa jalan yang terbangun akibat demo yang dilakukannya?

Bahwa masih banyak janji yg belum terealisasi adalah benar.

Tetapi kita tahu tantangannya sangatlah berat dan dana yang minim. Bisakah anda merubah sesuatu hanya dalam satu malam?

Bahwa pemerintah membangun dengan sebagian harus mengutang, memang benar. Namun adakah pemerintah sebelumnya yang tidak mengutang?

Logika tololnya, jika tidak mau berhutang, ciptakan saja uang bergunung2, bagikan keseluruh masyarakat.

Kalo perlu kita makan duit sampai berakpun berak duit. Namun ketahuilah, itu adalah cara yang paling tolol.

Perhatikan, negara2 maju seperti Jepang, Amerika, Singapura... mereka justru memiliki Jumlah hutang terbanyak. Bukankah mereka negara2 super kaya, makmur? Ngapain ngutang lagi?

Ketahuilah, hutang itu adalah keniscayaan bagi pembangunan, asalkan ia tepat sasaran, maka ia akan menghasilkan kemajuan.

Tetapi hutang akan bermasalah jika di korupsi atau membangun asal-asalan yang menyebabkan proyek mangkrak, bahkan gagal.



Lihat contoh proyek Hambalang, dari lebaran cebong sampai lebaran kuda proyek itu tetap tidak akan menghasilkan apapun kecuali menjadi rongsokan. Apa hasilnya? Tidak ada. Kemana uangnya? Tidak tau.

Lah, hutang utk biaya dari proyek gagal tersebut siapa yang bayar? Loe pikir si Kebo, si Kuda atau Singa Gurun yang rajin demo lalu kabur meong2 akibat kasus me*um?

Support Jokowi.

sumber: tulisan akun FB hamnur hanurasi


Next article Next Post
Previous article Previous Post