Minggu, 06 Mei 2018

Sentil Sujiwo Tejo, Ratna Sarumpaet: yang Tak Paham TKA Jangan Jadikan Candaan


Bruniq.com - Ratna Sarumpaet sentil kicauan Sujiwo Tejo.
Pantauan TribunWow.com, Jumat (4/5/2018) Sujiwo Tejo menuliskan sebuah kicauan di akun Twitter pribadinya.
Dalam kicauannya, Sujiwo Tejo membahas tentang tenaga kerja asing (TKA).
Sujiwo menjelaskan jika TKA adalah mereka yang asing dengan pekerjaannya.
Mereka yang tersiksa dengan pekerjaannya sekarang karena tak sesuai dengan bakat.
Menurutnya, kedua golongan di atas adalah orang-orang yang layak disebut TKA.
"Selamat pagi TKA.. Yaitu kalian yang asing terhadap pekerjaan kalian sendiri krn terpaksa bekerja di situ walau bakat dan kemampuan kalian sama sekali tidak di situ.
Kalianlah sebenar2nya tenaga kerja asing: Bakatnya dagang tapi masuk partai atau birokrasi," tulis Sujiwo Tejo.
Kicauan tersebut padahal sudah diunggah oleh Sujiwo sejak, 27 April 2018 yang lalu.
Namun Ratna baru saja memberikan sebuah balasan.
Ia menghimbau agar orang-orang yang tidak mengerti esensi TKA agar tak membahasnya lagi.
Apalagi membuatnya menjadi sebuah bahan bercandaan.
"Sy saran agar yg tak paham soal TKA d tak tahu bahaya Penpres no. 20 th 2018, ttg ancamannya thdp nasib buruh kita, ttg ancamannya atas kedaulatan bangsa/masadepan generasi penerus bangsa, sebaiknya TAK membahasnya apalagi mbuatnya sbg bahan candaan. Itu soal hidup d mati orang," tulis Ratna.
Pasca diterbitkannnya Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing, ada banyak polemik dan protes yang timbul.
Wakil Presiden Jusuf Kalla sendiri menghimbau jika peraturan tersebut dibuat hanya untuk mempermudah perizinan saja.
"Intinya dari PP itu hanya sederhana sekali, hanya mempermudah perizinan apabila TKA itu sudah masuk di RI," kata Kalla di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta, Jumat (4/5/2018), dikutip dariKompas.com.
Lantaran pada periode sebelumnya, pemilik perusahaan mengaku kesusahan karena tenaga kerja asingnya harus mengurus izin kerja setiap enam bulan sekali.
"Karena itulah kami permudah bahwa kalau Anda mau kerja di sini, dua tahun izinnya, juga dua tahun izin kerjanya. Hanya itu saja yang sebenarnya menjadi dasar daripada aturan itu," imbuhnya.
Mempermudah izin TKA bisa meningkatkan investasi yang masuk di Indonesia.
"Tujuannya sederhana, bagaimana meningkatkan investasi baik dalam dan luar negeri," pungkas JK. 



Next article Next Post
Previous article Previous Post