Minggu, 15 April 2018

Sebut ‘Partai Allah’ dan ‘Setan’, Publik Makin Tak Menghormati Figur Amien Rais


Bruniq.com  - Pengamat politik dari Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung, Muradi mengatakan, pernyataan mantan Ketua MPR Amien Rais yang menyebut adanya partai Allah dan setan, merupakan blunder politik dan merusak reputasinya sendiri.

"Saya kira membuat Pak Amien dalam posisi tertentu melakukan blunder politik, dan itu dilakukan saya kira menghancurkan reputasi beliau yang sudah tidak cukup baik di mata masyarakat dengan isu-isu yang beliau lemparkan itu," ujar Muradi kepada NNC, Minggu (15/4/2018).

Sebut Partai Setan dan Partai Allah, PSI Ingin Amien Rais Beri Petuah Menyejukan
"Orang menghormati beliau sebagai bagian dari identitas politik baik, maksudnya seperti melakukan perubahan di 98. Tapi kalau begini terus orang berasumsi dia secara politik tidak punya pijakan historis kalau begitu, misalnya dia mau menghilangkan identitas dia, katakanlah sebagai tokoh reformasi," ujarnya.

Muradi menambahkan, pernyataan kontroversial yang kerap dilontarkan Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu, juga dapat membuat publik tak lagi menghormatinya sebagai sesepuh dan tokoh reformasi.

"Bahasanya (menunjukkan) bukan orang yang kemudian punya pandangan politik yang moderat. Jadi Pak Amien tidak lagi punya pijakan filosofis politik dengan membagi belahan itu. Menurut saya justru itu makin menyakinkan publik bahwa Pak Amien secara figur tidak lagi bisa dihormati," ungkapnya.

Pasalnya, lanjut Muradi, dikotomi partai Allah dan setan sebagaimana yang diucapkan Amien, sangat tidak bijak dan hanya membuat situasi politik semakin gaduh.

"Pernyataan beliau menjadi penegas makin memperuncing pembelahan politik yang ada, dan menurut saya hal itu tidak cukup baik. Karena apa yang dia sampaikan tidak buat publik lebih cerdas. Karena makin terbelah-belah, gak jelas," ucap dia.

"Jadi menurut saya tidak eloklah, tidak cukup baik ketika Pak Amien terus melontarkan pernyataan-pernyataan seperti itu, tidak baik untuk situasi politik kedepan. Karena tidak ada untungnya buat Pak Amien," jelas Muradi.

Sebelumnya, Amien Rais berbicara tentang partai setan dan partai Allah saat memberi tausiah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Amien menyebut sejumlah nama partai sebagai kelompok yang membela Allah. Namun demikian, Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 itu tak membeberkan partai apa saja yang masuk kategori partai setan.

"Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan," ujar Amien.

"Orang-orang yang anti-Tuhan itu otomatis bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan. Ketahuilah, partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan," paparnya.

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post