Kamis, 05 April 2018

SEBARKAN!! Dukung Jokowi Dua Periode, Partai Ini Munculkan Tagar #Lanjutkan212

Bruniq.com Jakarta – Maraknya tagar #2019GantiPresiden di sejumlah media sosial yang menginginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak terpilih lagi dalam Pilpres 2019, ditanggapi dingin oleh Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
Romi sapaan akrabnya mengaku tak mau ambil pusing dengan adanya tagar tersebut. Ia menilai hal itu merupakan bagian dari demokrasi.
Namun Romi menilai dirinya yakin tagar tersebut sengaja dimunculkan oleh lawan politik Jokowi. “Pertarungan 2019 itu sudah menuju pada bipolarisasi dua kutub saja, jadi pasti yang melontarkan hashtag itu adalah lawan politik Pak Jokowi dan itu hal yang biasa dalam demokrasi,” ucap Romi, Rabu (4/4/2018).
Romi pun berpandangan baginya pemerintahan Jokowi saat ini telah mencapai berbagai prestasi yang patut diapresiasi terutama di bidang infrastruktur dan lainnya. Untuk itu dia menegaskan PPP telah menyatakan keyakinannya untuk mendukung Jokowi di Pemilu 2019.

Tagar Tandingan

Melanjutkan masalah terkait tagar #2019GantiPresiden, Romi meresponnya dengan mengusulkan untuk membuat tagar tandingan yakni #Lanjutkan212. “#Lanjutkan212, karena Pak Jokowi sudah dua periode memimpin kota Solo, satu periode jadi Gubernur DKI Jakarta dan hari ini Insya Allah dua periode sebagai presiden saya kira itu,” ungkapnya.
Sebelumnya #2019GantiPresiden yang tengah ramai di twitter juga ditanggapi Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Dia menilai wajar adanya kemunculan tagar itu. Diketahui Mardani merupakan salah satu aktor dibalik populernya tagar tersebut di twitter sejak beberapa minggu lalu. “Pertama-tama ingin menegaskan Gerakan #2019GantiPresiden adalah gerakan yang sah, legal dan konstitusional. Konstitusi kita di Pasal 22E menegaskan bahwa pemilu diselenggarakan tiap 5 tahun untuk memilih salah satunya Presiden dan Wakil Presiden,” kata Mardani melalui keterangan tertulis, Rabu (4/4/2018).
Mardani berpendapat rakyat melalui pemilu memiliki kewenangan untuk mengganti Presiden. Karena itu ia meminta tagar tersebut tak dianggap sebagai upaya menjatuhkan Presiden Joko Widodo. Mardani menilai, tagar #2019GantiPresiden juga merupakan antitesa dari kampanye “Dua Periode” yang digaungkan oleh pendukung Jokowi di media sosial.

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post