Selasa, 24 April 2018

Politikus PDIP Temui Rizieq Shihab di Mekkah, Ini Poin yang Dibicarakan



Bruniq.com - Politikus PDI Perjuangan Erwin Moeslimin Singajuru menemui pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab di Mekkah, Arab Saudi.

Erwin pun membenarkan pertemuan dengan Rizieq tersebut.

“Iya benar. Saat ini saya masih di Mekah,” kata Erwin, Senin 23 April 2018.

Dia mengaku pertemuannya dengan Rizieq Shihab hanya silaturahim.

“Silaturahim, tadi malam, di kediamannya, di Mekkah. Bicara kemaslahatan umat,” ujarnya.

Foto pertemuan keduanya menyebar luas dan jadi perbincangan di media sosial. Pertemuan ini menarik perhatian lantaran selama ini Rizieq kerap mengkritik pemerintah, termasuk partai-partai pendukungnya, PDIP.

Dalam foto, tak hanya Erwin dan Rizieq Shihab, tapi juga ada satu pria lagi.

Isi pertemuan menurut PA 212
Humas Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, mengungkapkan isi pertemuan tersebut.

Kepada wartawan, Selasa (24/4/2018), Novel mengatakan bahwa Rizieq Shihab menitipkan 5 pesan kepada Erwin. Salah satu pesannya terkait dengan kader di internal PDIP.

“Iya benar dan Habib Rizieq sudah memberikan nasihatnya kepada pengurus PDIP itu dengan 5 poin,” kata Novel.

Novel menambahkan, Rizieq Shihab menitipkan pesan ke Erwin agar PDIP selalu mengedepankan kepentingan Islam.

Berikut 5 poin pertemuan Habib Rizieq dan Erwin menurut Novel:

1. Habib Rizieq meminta kepada kepada Erwin agar PDIP benar-benar bersih dari keturunan PKI yang masih mengusung paham komunis, begitu juga kader yang berhaluan komunis atau mendukung komunis.

2. Agar juga PDIP melepaskan diri dari neoliberalisme dan para misionaris jahat yang sangat intoleransi terhadap ajaran Islam.

3. Agar PDIP menjaga asas proporsionalisme dan adil dengan komposisi penduduk mayoritas yang 90% Islam juga mayoritas di PDIP sebagai kader dan pimpinannya juga 90% Islam.

4. PDIP juga harus segera mengevaluasi dan merevisi kebijakan yang anti-Islam.

5. PDIP juga harus bisa menjadi partai nasionalis religius sehingga tidak selalu memusuhi agama dan ulama.



Next article Next Post
Previous article Previous Post