Rabu, 04 April 2018

Mengejutkan!! PA 212 Berencana Polisikan Sukmawati dan Gelar Aksi Bela Islam? Ini...

Bruniq.com Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Polri soal puisi 'Ibu Indonesia' pada Rabu (4/4). PA 212 menilai puisi Sukmawati itu telah menista agama, khususnya agama Islam


"Besok (4/4) kita PA (212) mengutus orang melapor Sukmawati, Insya Allah kita laporkan. Ada tim khusus yang melaporkan," kata Humas PA 212, Novel Bamukmin di Sekretariat DPP PA 212, Condet, Jakarta Timur, Selasa (3/4/2018).


Novel memandang penistaan agama yang dilakukan Sukmawati itu lebih parah daripada kasus yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab, menurutnya Sukmawati dengan sengaja mempersiapkan kalimat yang menyerang adzan dan cadar dalam puisinya itu. 


"Ini tersistem secara masif, ini dipersiapkan untuk bisa menyerang azan dan cadar. Ini kalamullah yang diserang. Sementara Sukmawati yang kita yakini hingga kini KTP-nya Islam," ungkapnya.


"Artinya berhadap-hadapan dengan kamera, teks sudah ditulis, artinya enggak mungkin langsung baca gitu aja. Pasti kan ada latihan agar semua berjalan lancar," jelas Novel.


Novel menilai penistaan agama yang dilakukan Sukmawati juga sangat tidak etis. Sebab, Sukmawati merupakan anak dari pendiri bangsa yang merumuskan Pancasila.


"Dan yang kita lihat ini, ayahnya pendiri Pancasila dan anaknya yang menghina Pancasila pada konteks Ketuhanan Yang Maha Esa. Justru anaknya yang menistakan, bapaknya yang mendirikan dan merintis Pancasila," tambahnya.


Dia-pun meminta kepolisian untuk segera memproses dan menangkap Sukmawati apabila laporan sudah masuk ke Bareskrim. Selain melaporkan Sukmawati, PA 212 juga akan mengelar aksi bela Islam pada Jumat (6/4) dari Masjid Istiqlal ke Bareskrim Polri.


"Kalau untuk hari Jumat, bada Salat Jumat dari (Masjid) Istiqal kita akan lakukan aksi," jelasnya.


Sebelumnya, puisi 'Ibu Indonesia' karya Sukmawati Soekarnoputri menuai kontroversi. Puisi itu dianggap telah menistakan agama Islam.


Puisi itu dibacakan oleh Sukmawati pada acara Indonesia Fashion Week 2018, pekan lalu. Bagian puisi yang menyinggung mengenai syariat Islam azan dan cadar dipersoalkan lantaran dianggap menyinggung Islam.



Next article Next Post
Previous article Previous Post