Jumat, 13 April 2018

Begini Kata Pengusung Jokowi Soal 'JK Junior'

Bruniq.com Jakarta - Joko Widodo (Jokowi) dinilai sedang mencari sosok Jusuf Kalla (JK) versi junior untuk dijadikan calon wakil presiden mendampingi dirinya di Pilpres 2019 nanti. Apa kata partai pengusung Jokowi?

Sosok 'JK Junior' yang dimaksud yakni sosok yang ahli soal ekonomi sekaligus mempresentasikan umat Islam. PDIP sendiri menilai, ada faktor yang lebih penting ketimbang penguasaan bidang ekonomi.

"Pertimbangannya adalah siapa yang dimaui pasar dan siapa yang bisa berkontribusi untuk pemenangan," kata Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari, Jumat (13/4/2018).


"Dulu pertimbangan kita ke Pak JK tidak sebagai ekonom dan pengusaha, tapi we are talking about politics here, politics itu power," kata Eva.
Eva sendiri pada momentum menjelang Pilpres 2014, adalah orang yang ikut dalam pencarian cawapres hingga akhirnya saat itu JK dipilih menjadi pendamping Jokowi. JK saat itu direkrut tak hanya karena menguasai bidang ekonomi dan berlatar belakang pengusaha, tak pula karena sekadar JK merepresentasikan kelompok Islamis.


JK, meski pada awalnya tidak didukung Partai Golkar untuk menjadi cawapres Jokowi, punya kekuatan (power) mengamankan dukungan, sekaligus menjadi kandidat cawapres dengan elektabilitas tertinggi.

"Pak JK is very perfect figure-lah pada waktu itu, karena elektabilitasnya paling tinggi di antara cawapres-cawapres yang lain," kata Eva.

Sementara itu, partai pengusung Jokowi lainnya, yakni Golkar, mengaku punya 'JK junior' untuk Jokowi. "Saya kira Golkar ada. (Sosok) yang memiliki... ya kader-kader seperti Pak JK," ujar Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (13/4/2018).

JK selama ini dianggap sebagai tokoh yang paham betul masalah ekonomi dan dekat dengan massa Islam. Kriteria tersebut diklaim Ace dimiliki 'JK junior' versi Golkar.

JK merupakan senior Golkar. Jadi, menurut Ace, dipastikan ada kader yang mirip-mirip Wakil Presiden RI 2014-2019 itu. Namun, dia tidak menyebut nama yang dimaksudnya sebagai 'JK junior'.

"Jadi teknokrat, ekonom, kemudian memang kan Golkar juga dekat juga... sebagai partai tengah kan dekat juga dengan kalangan Islam," ucap Ace.

PPP juga bicara menanggapi soal sosok 'JK Junior' tersebut. PPP menilai pembicaraan mengenai 'JK Junior' yang disampaikan pihak PAN itu sebagai sinyal merapat ke koalisi Jokowi di Pilpres 2019.

"Karena yang bicara tentang sosok cawapres yang sedang dicari Jokowi adalah PAN, maka tentu bagi PPP ini sinyal bahwa PAN semakin menyiapkan diri untuk bergabung dalam koalisi partai yang akan mengusung Pak Jokowi di Pilpres 2019," kata Sekjen PPP Arsul Sani kepada wartawan, Kamis (12/4/2018).
Soal pencarian 'JK Junior' ini disampaikan anggota Fraksi PAN DPR, Tjatur Sapto Edy. Hal ini lantaran Jokowi belakangan banyak mengeluarkan kebijakan populis di bidang ekonomi menjelang Pilpres 2019.

Menurut Tjatur, ke depan Jokowi memerlukan tokoh ahli ekonomi yang sekaligus merepresentasikan umat Islam. Siapa ekonom yang diduga bakal menjadi cawapres Jokowi?

"JK junior," kata Tjatur singkat. 

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post